Jawa Pos Radar Madiun – Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji tak ingin institusinya hanya mendapat pujian. Dia justru membuka ruang kritik seluas-luasnya bagi masyarakat dan insan pers. Masukan publik dinilai penting untuk membenahi pelayanan kepolisian sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
’’Kami tidak ingin masyarakat hanya memberikan pujian pada Polres Magetan, tetapi juga kritik dan saran yang membangun. Itu sangat kami dambakan agar polisi menjadi polisi bersama masyarakat,’’ ujarnya dalam kegiatan Piramida atau Ngopi Bareng Kapolres bersama insan media di Kafe Kopi Koi, Kamis sore (15/10).
Bagas menegaskan, hubungan kepolisian dengan awak media tidak semestinya terjalin hanya ketika muncul kasus atau peristiwa yang menjadi perhatian publik. Komunikasi perlu dibangun secara terbuka dan berkelanjutan, termasuk di luar kepentingan pemberitaan maupun penanganan perkara.
’’Jangan sampai pertemuan kita hanya akrab jika ada berita atau perkara. Kalau bisa, kita juga akrab apabila tidak ada perkara,’’ tuturnya.
Menurut dia, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Selain menjadi sarana penyebarluasan informasi, pers juga berfungsi menyalurkan aspirasi publik dan ikut mengawasi kinerja institusi kepolisian.
Peran tersebut semakin penting di tengah derasnya arus informasi digital. Bagas berharap komunikasi antara kepolisian dan wartawan dapat mendukung penyampaian informasi yang akurat, berimbang, serta tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
’’Mari kita jadikan media untuk membangun, bukan memperkeruh suasana,’’ tegasnya.
Dalam pertemuan itu, Bagas juga menceritakan kedekatan pribadinya dengan Magetan. Sebagai putra daerah, dia pernah menempuh pendidikan di SDN 2 Sugihwaras, SMPN 1 Maospati, hingga SMAN 1 Maospati.
Karena itu, kesempatan memimpin Polres Magetan memiliki makna tersendiri baginya. Jabatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk kembali mengabdi di daerah asal.
’’Alhamdulillah, saat ini diberi kesempatan untuk mengabdi atau berbakti di Kabupaten Magetan,’’ katanya.
Bagas berharap kemitraan dengan insan pers dapat memperkuat keterbukaan informasi dan pengawasan publik terhadap pelayanan kepolisian. Dia juga menginginkan jajarannya tidak menutup diri terhadap kritik maupun masukan masyarakat.
’’Mari kita bangun informasi yang terbuka, saling menghormati tugas masing-masing, dan mengutamakan kepentingan masyarakat,’’ pungkasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto