Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Sepanjang 2022, Puluhan Siswa di Magetan Putus Sekolah

Hengky Ristanto • Kamis, 29 Desember 2022 | 13:22 WIB
PUTIH BIRU: Ilustrasi KBM di jenjang SMP. (APRILITA SARI/JAWA POS RADAR MAGETAN)
PUTIH BIRU: Ilustrasi KBM di jenjang SMP. (APRILITA SARI/JAWA POS RADAR MAGETAN)
MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – 71 siswa di Magetan putus sekolah sepanjang tahun ini. Mayoritas siswa yang putus sekolah berada di jenjang SMP. ‘’Ada banyak faktor yang melatari,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Magetan Suwata, Rabu (28/12).

Data yang dihimpun dindikpora, terdapat 28 siswa SMP yang putus sekolah di tahun ini. Sementara di jenjang SD 25 siswa, dan di jenjang SMA/SMK sebanyak 18 siswa. ‘’Ada yang sembuh dan mau kembali ke sekolah. Tapi ada pula yang memutuskan untuk benar-benar putus sekolah,’’ terangnya.

Suwata tunjuk contoh siswa di salah satu SMP. Dia enggan sekolah lantaran kecanduan gim. Orang tua sudah diminta guru untuk mengarahkan anaknya supaya tidak terus-terusan bermain gim. ‘’Tapi ternyata orang tua tidak mendukung. Lalu mau bagaimana lagi,’’ ujarnya.

Selain karena faktor orang tua yang kurang suportif, Suwata juga mengatakan bahwa masalah ekonomi hingga pernikahan dini juga menjadi faktor yang menyebabkan anak putus sekolah. Bahkan, ada siswa yang sampai putus sekolah karena terpaksa harus bekerja.

‘’Yang paling disayangkan itu ketika anak putus sekolah karena kurangnya kepedulian dari orang tua,’’ sebut Suwata.

Dindikpora berupaya mengerem peningkatan angka putus sekolah di Magetan. Bila anak benar-benar tidak bisa mengenyam pendidikan di bangku formal, mereka akan diarahkan menempuh pendidikan nonformal dan penyetaraan. ‘’Kami getol mengedukasi orang tua soal pentingnya wajib belajar 12 tahun,’’ tukasnya. (mg1/naz) Editor : Hengky Ristanto
#putus sekolah #magetan #sekolah #Dindikpora Magetan #pendidikan #isu pendidikan #kepala dindikpora suwata