Advertorial Berita Daerah Bupati Menulis Catatan CPNS Dahlan Iskan Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Gen Z Hukum Internasional Jatim Jawa Timur Kab. Madiun Kesehatan Kota Madiun Kriminalitas Laka Lantas Lifestyle Magetan Musik Nasional Ngawi Olahraga Opini Pacitan Pemilu Pendidikan Peristiwa Politik Ponorogo Ruang Satu Sport

TNI AL Hibahkan Pesawat dan Kapal Sekoci untuk Pengembangan Wisata Edukasi Maritim di Magetan

Aprilita Sari • 2024-10-20 02:00:00
BERI DUKUNGAN: Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono Hadi bersama Pj Bupati Magetan Nizhamul, di Telaga Wahyu, Jumat (18/10).
BERI DUKUNGAN: Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono Hadi bersama Pj Bupati Magetan Nizhamul, di Telaga Wahyu, Jumat (18/10).

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Program Special Operation (SO) Sarangan melahirkan sejumlah tokoh yang dikenal sebagai pahlawan nasional.

Di antaranya Mayor Laut R E Martadinata, Laksamana Muda Yos Sudarso (Pahlawan Laut Arafuru), Laksamana Muda Urip Santoso (pendiri Pasukan Katak), dan Laksamana Pertama R P Purnomo (bapak Kapal Selam).

Berdasarkan sejarah tersebut, Pjs Bupati Magetan Nizhamul mengatakan bahwa salah satu konsep pengembangan Telaga Wahyu adalah menambah daya tarik bagi wisatawan.

Seperti pembangunan monumen pesawat dan kapal. Tujuannya menciptakan destinasi wisata edukasi tematik.

Pembangunan tersebut mulai direalisasikan dengan peletakan batu pertama monumen pesawat Nomad TNI AL pada Jumat (18/10) di Telaga Wahyu.

Seremoni ini dilakukan Panglima Koarmada I, Laksamana Muda TNI Yoos Suryono Hadi.

"Kami apresiasi TNI AL yang mendukung pengembangan Telaga Wahyu sebagai destinasi Wisata Edukasi Maritim dengan memberikan hibah dua unit pesawat Nomad eks-TNI AL dan satu unit kapal sekoci eks-KRI Tanjung Nusanive,” kata Nizhamul.

Sementara itu, Laksamana Muda TNI Yoos Suryono Hadi berharap upaya menggaungkan sejarah SO di Magetan dapat berdampak positif terhadap kemajuan daerah.

"SO di Magetan ini bukanlah sekolah biasa, melainkan luar biasa,” tegasnya.

TNI AL berkomitmen untuk menjadikan Telaga Wahyu sebagai lokasi wisata edukasi. Ada tiga elemen penting yang ingin ditekankan.

Yakni budaya maritim, sejarah maritim, dan teknologi maritim.

"Ada pepatah no history, no future. Karena itu, kami berkomitmen menghidupkan kembali sejarah maritim Indonesia di Magetan,’’ pungkasnya. (ril/naz)

Editor : Budhi Prasetya
#wisata edukasi #Pjs Bupati #magetan #telaga wahyu