Jawa Pos Radar Magetan – Pembangunan Sirkuit Balap Magetan yang berlokasi di Kelurahan/Kecamatan Parang terus menunjukkan progres.
Setelah menyelesaikan dua tahap awal, proyek olahraga tersebut berpotensi mendapat suntikan dana Rp 10 miliar dari Pemprov Jawa Timur melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) 2026.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Magetan Suwata mengatakan, informasi potensi anggaran itu diperoleh dari hasil koordinasi dengan wakil bupati dan Dispora Jatim.
Meski surat resmi BKK belum diterima, pihaknya mulai menyiapkan langkah agar sirkuit bisa segera difungsikan.
Dindikpora juga mengundang Ikatan Motor Indonesia (IMI) serta DPUPR Magetan untuk menentukan item pekerjaan yang paling mendesak. Sebab, sirkuit belum rampung 100 persen.
“Dengan Rp 10 miliar, peruntukannya apa yang paling prioritas, sehingga meskipun belum selesai 100 persen, sirkuit sudah bisa digunakan,” jelas Suwata.
Sirkuit tersebut ditargetkan mulai bisa digunakan secara terbatas pada akhir Maret 2026.
Berdasarkan koordinasi dengan IMI, lintasan akan digunakan untuk latihan balap motor dua kali seminggu.
Selain itu, Magetan bersiap menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) balap motor tingkat Jawa Timur.
IMI disebut telah mengantongi izin penggunaan sirkuit dari bupati untuk agenda tersebut.
Suwata memastikan pembangunan fisik tahap ketiga akan disesuaikan dengan jadwal kejuaraan agar tidak saling mengganggu. (ril/naz)
Editor : Hengky Ristanto