BALEREJO, Jawa Pos Radar Madiun – Pengiriman belasan ton elpiji ke Magetan tersendat. Penyebabnya, truk tangki elpiji Pertamina AE 96 18 UN terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dengan Isuzu Panther AE 1356 FB di Jalan Madiun-Surabaya, masuk Desa Sumberbening, Balerejo, pukul 14.00 kemarin (21/10).
Suparno, warga sekitar lokasi, mengungkapkan bahwa sempat mendengar letusan sebelum terjadi kecelakaan. Ternyata, ban kanan belakang Panther pecah. Kemudian disusul suara tabrakan keras. Mobil warna silver itu melintang di tengah jalan. Sisi kanan depan mobil ringsek. Roda depan kanan copot. ‘’Mobil dari arah barat. Truk tangki dari timur,’’ katanya.
Panther dikemudikan Indra Yuga Eko Hasmoro, warga Desa Sidowayah, Panekan, Magetan. Laki-laki 28 tahun itu terjepit di ruang kemudi. Warga mencongkel pintu yang ringsek untuk mengeluarkannya. Upaya itu berhasil, Indra mengalami luka-luka di kaki dan kepala.
Di dalam mobil itu ada perempuan dan anak sekitar dua tahun. Diduga anak dan istri Indra, semua selamat. ‘’Meski luka-luka dan mimisan, termasuk beruntung jika melihat kerasnya tabrakan dan kondisi mobil,’’ ujar Suparno sembari menyebut ketiga korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Sedangkan truk tangki Pertamina yang disopiri Rusman, 49, warga Desa Sumberagung, Perak, Jombang, mengalami kempis ban usai tabrakan. Akibatnya, rencana pengiriman elpiji tersendat. ‘’Muat 15 ton elpiji, mau dikirim ke Magetan,’’ ungkap Rusman.
Dia mengaku sempat mengerem dan menghindar ke kiri. Namun, urung dilakukan lantaran ada motor. Sementara mobil semakin oleng ke kanan. ‘’Akhirnya tabrakan dengan bagian belakang tangki,’’ jelas Rusman. (tr1/den/c1/sat/her)
Editor : Administrator