MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Hujan disertai angin kencang pada Rabu (30/3) petang menimbulkan petaka di sejumlah wilayah Kecamatan Geger seperti Desa Kaibon dan Uteran. Paling parah di Sangen. Beberapa lahan padi rusak disapu angin dan sejumlah pohon tumbang.
Tidak hanya itu, sebuah mobil jenis minibus tertimpa batang pohon mangga yang diterbangkan angin. ‘’Sebenarnya tempat parkirnya jauh dari pepohonan besar. Tak disangka ada batang pohon yang terbawa angin sampai mengenai mobil saya,’’ kata Nur Kholis, pemilik kendaraan nahas itu, kemarin (31/3).
Nur mengungkapkan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 17.30. Bermula saat hujan deras disertai angin mengguyur desanya. Mengetahui hujan semakin deras, dia berinisiatif memasukkan mobilnya ke garasi rumah. Setengah jam berselang, tiba-tiba terdengar suara kencang. Setelah dicek, ternyata sebuah dahan pohon mangga menimpa bodi bagian belakang mobil warna hitam miliknya.
Kemarin sejumlah warga Desa Sangen membersihkan sisa-sisa dahan dan ranting pohon yang tumbang hingga menutup akses jalan. ‘’Waktu itu juga sempat turun hujan es, kurang lebih tiga jam hujannya,’’ ujar Samiono, warga setempat.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun M. Zahrowi mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan seiring musim pancaroba yang rawan cuaca ekstrem. ‘’Jika terjadi bencana apa pun, sebaiknya segera melapor ke pihak terkait. Bisa melalui pemdes maupun muspika,’’ tuturnya. (tr2/c1/isd/her)
Editor : Hengky Ristanto