MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ternyata, puluhan jembatan di Kabupaten Madiun rusak. Satu di antaranya parah dan menjadi skala prioritas penanganan tahun ini. ‘’Total ada 448 jembatan yang telah diidentifikasi,’’ kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun Anang Tri Tjahjono, Sabtu (2/4).
Anang mengungkapkan, ada satu jembatan yang rusak parah dan harus mendapat perhatian sesegera mungkin. Pun, telah masuk rencana penanganan tahun ini. Yakni, jembatan Tanjungrejo, Kecamatan Madiun. ‘’Akan ada penggantian jembatan dengan DAK (dana alokasi khusus) senilai Rp 4,8 miliar,’’ ujarnya.
Sementara itu, 63 jembatan masuk kategori rusak sedang. Puluhan jembatan itu tersebar di sejumlah wilayah kabupaten ini. Kategori tersebut butuh perhatian lebih karena berpotensi makin parah dalam satu tahun. ‘’Penanganan dilakukan dengan menerapkan skala prioritas sesuai kondisi hasil identifikasi. Yang perlu tahun ini ya tahun ini, yang masih bisa tahun depan ya tahun depan,’’ tuturnya.
Sedangkan 335 jembatan dengan kerusakan ringan cukup diatasi dengan pemeliharaan. Kendati demikian, tetap perlu pemantauan berkala. Selain itu, tercatat 49 jembatan minim kerusakan. Kategori tersebut tidak berdampak pada keamanan dan fungsi jembatan. ‘’Identifikasi ini juga sebagai pemetaan bahan penanganan dengan menyesuaikan kondisi tiap jembatan,’’ papar Anang.
Titik-titik kerusakan di berbagai struktur jembatan sesuai hasil identifikasi bakal diperbaiki. Mulai bagian bawah, tiang, gelaran, sampai lapisan atas jembatan. ‘’Perawatan rutin untuk jembatan, masuk jadi satu dengan perawatan jalan tahun ini,’’ ungkapnya. (den/c1/sat/her)
Editor : Hengky Ristanto