Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jumlah Penerima Bansos PKH Kabupaten Madiun Berkurang Nyaris 3 Ribu Keluarga

Hengky Ristanto • Jumat, 15 April 2022 | 12:56 WIB
BERAS: Jatah penerima program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Madiun pada tahun ini menyusut. Dalam bantuan tersebut terdapat sembako beras. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
BERAS: Jatah penerima program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Madiun pada tahun ini menyusut. Dalam bantuan tersebut terdapat sembako beras. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) penerima bantuan sosial (bansos) program keluarga harapan (PKH) tahap kedua di Kabupaten Madiun berkurang. Dari sebelumnya 29.985 KPM, update terkini dinas sosial (dinsos) setempat tinggal sekitar 27.000 KPM.


Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Madiun Andy Widjajanto mengatakan, pengurangan maupun penambahan jumlah KPM merupakan hal lumrah. Sebab, ada pemutakhiran data setiap tiga bulan sekali melalui data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang diinput dari pemerintah desa (pemdes). ‘’Tapi, angka tersebut masih sementara, bisa bertambah atau berkurang,’’ kata Andy kemarin (14/4).


Pihaknya akan terus memantau data dari pemdes. Pun akan menginventarisasi dan memastikan KPM layak mendapatkannya. Penurunan terjadi karena beberapa hal. Antara lain adanya KPM yang meninggal dunia. Pun, pindah domisili, perubahan status perkawinan, dan berpenghasilan tetap. ‘’Sudah kami sosialisasikan kepada petugas di desa yang akan mendata KPM,’’ ujarnya.


Bansos PKH tahap kedua diberikan kepada pelajar melalui kartu Indonesia pintar (KIP), disabilitas, ibu hamil, dan lansia. Andy menyebutkan, pemberian PKH tidak akan seratus persen. Seperti pada tahap pertama yang mencapai 97,73 persen. Dari 29.985 KPM tersalurkan 29.979. ‘’Itu termasuk predikat baik, sehingga Kabupaten Madiun menempati urutan kedua se-Jawa Timur dalam penyaluran PKH,’’ klaimnya.


Pihaknya akan memastikan bantuan tersalurkan dengan baik. Pun tepat sasaran.  Andy berpesan kepada para KPM agar menyimpan buku tabungannya dengan baik. ‘’Jangan sampai disalahgunakan anggota keluarga yang lain,’’ tegasnya. (tr2/c1/sat/her)

Editor : Hengky Ristanto
#sosial #PKH #Kabupaten Madiun #Pemkab Madiun #kemensos