Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kasmiadi Nyaman Jadi Juru Kunci Makam Kuncen Caruban

Hengky Ristanto • Jumat, 15 April 2022 | 13:05 WIB
TELATEN: Kasmiadi sedang membersihkan kompleks makam Kuncen Caruban. (M.R. AKROMU NIAM/JAWA POS RADAR CARUBAN)
TELATEN: Kasmiadi sedang membersihkan kompleks makam Kuncen Caruban. (M.R. AKROMU NIAM/JAWA POS RADAR CARUBAN)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun -  Kompleks makam Kiai Ageng Anom Besari, Kuncen, Caruban, seolah sudah menjadi rumah kedua Kasmiadi. Sejak tiga tahun lalu pria 55 tahun itu menjadi juru kunci makam tersebut.


Kasmiadi ditunjuk pemdes setempat merawat makam Kuncen setelah juru kunci sebelumnya meninggal. Dari tugasnya itu, saban bulan dia mendapatkan upah Rp 500 ribu. ‘’Tiap hari bersih-bersih di sini (kompleks makam, Red),’’ ujarnya, Jumat (15/4).


Bulan puasa memberikan berkah tersendiri baginya. Sebab, bersamaan kenaikan jumlah peziarah, kadang ada yang memberikan tip kepadanya. ''Tapi, bagi saya yang lebih penting niat bekerja untuk ibadah,'' tutur Kasmiadi.


Saat malam Jumat Legi, kata dia, pengunjung kerap membeludak hingga mencapai ribuan. Mereka tak hanya warga Kabupaten Madiun. Melainkan juga datang dari berbagai daerah seperti Kediri, Blitar, Malang, Demak, dan Jogjakarta. ''Jumlahnya bisa lebih dari dua ribu orang, '' ujarnya.


Selain Makam Kiai Ageng Anom Besari, di kompleks makam Kuncen juga terdapat makam sejumlah bupati Madiun serta bupati Caruban dan kerabatnya. Di antaranya, Pangeran Mangkudipuro, Raden Cokorokusumo I, Raden Cokrokusumo II,  Raden Tumenggung Notosari, Raden Tumenggung Wignyosubroto, dan Raden Tumenggung Djayengrono. (tr2/c1/isd/her)

Editor : Hengky Ristanto
#makam #Kabupaten Madiun #Pemkab Madiun