‘’Pelayanan kesehatan harus diperbaiki,’’ kata Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Wahyu Widayat, Senin (2/1).
Diberitakan sebelumnya, sepanjang 2022 lalu terdapat 42 bayi usia bawah satu tahun di Kabupaten Madiun yang meninggal. Kendati demikian, dinas terkait mengklaim AKB cenderung menurun.
‘’Tahun lalu sudah kami tekankan soal itu. Rahun ini harus lebih baik. Urusan nyawa soalnya,’’ ungkap Wahyu.
Selain AKB, ada lima kasus penyumbang angka kematian ibu (AKI) sepanjang 2022. Hal tersebut juga tak luput dari sorotan dewan.
Menurut Wahyu, perbaikan pelayanan kesehatan harus dilakukan hingga tingkat desa. ‘’Kuncinya pemaksimalan pelayanan kesehatan. Karena, persalinan butuh penanganan cepat,’’ ujarnya.
Wahyu menekankan, pemaksimalan pelayanan kesehatan juga harus didukung dengan upaya berkelanjutan. ‘’Kesehatan itu kebutuhan dasar masyarakat. Pandemi sudah landai, tidak ada alasan untuk tidak memaksimalkan pelayanan kesehatan,’’ pungkasnya. (den/isd) Editor : Hengky Ristanto