‘’Belum ada jawaban dari pusat mengenai revitalisasi pasar Sukolilo,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, (Disperdagkop-UM) Kabupaten Madiun Indra Setyawan, Sabtu (14/1).
Diketahui, Pemkab Madiun telah mengusulkan perbaikan konstruksi pasar Sukolilo sejak tahun lalu ke Kementerian Perdagangan (Kemendag). Estimasi dana yang dibutuhkan untuk revitalisasi sekitar Rp 4 miliar. Namun, disetujui atau tidak usulan itu belum ada kejelasan.
‘’Kalau anggaran daerah, belum ada tahun ini. Mungkin, masih untuk pekerjaan skala prioritas lain,’’ ujarnya.
Di lingkup disperdagkop-UM, revitalisasi pasar Sukolilo tergolong prioritas ketimbang sejumlah pasar lain yang dikelola pemkab. Berbagai pertimbangan mendasari pengusulan revitalisasi pasar yang sempat dikunjungi Presiden Jokowi pada Desember 2022 lalu itu.
‘’Pasar Sukolilo itu berada di wilayah perbatasan. Perekonomian perlu ditingkatkan,’’ ungkap Indra.
Dia menyebutkan, kondisi pasar juga memang sudah saatnya diperbaiki. Indra ambil contoh, tidak adanya lahan parkir di Pasar Sukolilo. Pun, kondisi bagian dalam pasar yang diklaim perlu peningkatan.
‘’Kalau sudah direvitalisasi, pedagang maupun pembeli akan lebih nyaman beraktivitas di pasar itu,’’ pungkasnya. (den/sat) Editor : Hengky Ristanto