Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Harga Jual Gabah Bikin Petani Buntung, Dewan Desak Pemkab Ambil Sikap

Hengky Ristanto • Minggu, 26 Februari 2023 | 21:19 WIB
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Wahyu Widayat (DOK. RADAR MADIUN)
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Wahyu Widayat (DOK. RADAR MADIUN)
MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Problem pertanian di Kabupaten Madiun mendapat sorotan kalangan legislatif setempat. Salah satunya, harga jual gabah hasil panen yang tidak menguntungkan petani. ‘’Kami mendorong pemkab segera ambil sikap mengenai masalah ini,’’ kata Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Wahyu Widayat kemarin (25/2).

Menurut dia, banyak hal yang dapat dilakukan untuk membantu para petani. Terlebih soal biaya produksi pertanian. ‘’Persoalan pupuk yang sering menjadi momok bagi petani itu dituntaskan lebih dulu. Itu akan menekan biaya produksi. Sehingga petani bisa untung saat panen,’’ ujarnya.

Persoalan serangan hama juga disoroti. Wahyu menyebutkan, hama wereng dan tikus kerap membuat petani di kabupaten ini “menangis”. Tak jarang petani gagal panen karena dua hama tanaman padi itu. ‘’Masalah-masalah seperti itu harus mendapat penanganan yang serius,’’ ungkapnya.

Sektor pertanian di Kabupaten Madiun tak boleh dipandang sebelah mata. Wahyu menekankan, tak sedikit masyarakat berprofesi sebagai petani. Karena itu, pertanian sangat layak mendapat prioritas perhatian. ‘’Mayoritas masyarakat Kabupaten Madiun itu petani. Jadi, masalah di dalamnya jangan ditangani asal-asalan,’’ desaknya. (den/sat) Editor : Hengky Ristanto
#petani madiun #DPRD Kabupaten Madiun #pertanian madiun #Pemkab Madiun #kampung pesilat #wahyu widayat #madiun kampung pesilat