Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pemkab Terkendala Atasi Pengangguran

Hengky Ristanto • Rabu, 26 April 2023 | 16:30 WIB
Ilustrasi : Disnaker baru bisa bekerja sama dengan dua perusahaan skala besar sebagai upaya penanganan pengangguran. (DOKUMEN/JAWA POS RADAR CARUBAN)
Ilustrasi : Disnaker baru bisa bekerja sama dengan dua perusahaan skala besar sebagai upaya penanganan pengangguran. (DOKUMEN/JAWA POS RADAR CARUBAN)
MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penanganan pengangguran di Kabupaten Madiun belum maksimal. Terutama, sistem kerja sama yang dijalankan dinas pekerjaan dan perindustrian (disnakerperin) setempat dengan pihak swasta. ‘’Kami ada kerja sama dengan perusahaan besar untuk perekrutan karyawan, tapi belum semua,’’ kata Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun Imam Nurwedi kemarin (25/4).

Pihaknya meneken memorandum of understanding (MoU) dengan dua perusahaan besar dalam hal perekrutran karyawan. Yakni, PT. Global Way Indonesia (GWI) dan PT. Dwi Prima Sentosa (DPS). Pencari kerja (pencaker) bakal diberi pelatihan keahlian sesuai kebutuhan dua perusahaan besar itu sebelum disalurkan. ‘’Tidak semua kebutuhan pekerja dicukupi dengan kerja sama, spesifikasi ditentukan sendiri oleh perusahaan,’’ ujarnya.

Catatan disnakerperin, total terdapat 21 perusahaan besar di Kabupaten Madiun. Sehingga, masih ada peluang di 19 perusahaan untuk menangani pengangguran dengan skema serupa. Sayangnya, lanjut Imam, tidak semua perusahaan besar tersebut bisa menjalin kerja sama seperti itu. ‘’Yang bisa kerja sama seperti itu cuma perusahaan produksi,’’ ungkapnya.

Sesuai data badan pusat statistik (BPS) setempat, terdapat 23.757 pengangguran terbuka per Agustus 2022. Imam menuturkan, terdapat kendala lain dalam penanganan pengangguran. Termasuk dengan penerapan skema kerja sama. ‘’Tidak semua pengangguran mau bekerja di perusahaan. Mengenai hal ini, kami juga ada program pelatihan untuk mendorong kemandirian,’’ pungkasnya. (den/sat) Editor : Hengky Ristanto
#angka pengangguran madiun #pengangguran kabupaten madiun #pelatihan tenaga kerja #penyaluran tenaga kerja #BPS Kabupaten Madiun