Koordinator Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Madiun Agung Wahyudi menjelaskan, jumlah total usaha yang terdaftar dalam aplikasi OSS sebanyak 4.063. Perinciannya, 1.786 UMK dan 2.277 non-UMK.
‘’Faktor utama yang membuat investasi pada triwulan pertama ini tinggi adalah penambahan modal tetap beberapa perusahaan yang belum bisa terlaporkan di periode sebelumnya,’’ ungkapnya.
Beberapa perusahaan, lanjut Agung, baru bisa melakukan pelaporan pada 2023 ini lantaran tahun lalu tidak bisa mengakses sistem laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) secara online.
Penambahan realisasi investasi, kata dia, juga disumbang beberapa perusahaan yang pada triwulan I tahun ini telah melakukan pembelian mesin peralatan. ‘’Meski target sudah hampir tercapai, strategi tidak ada perubahan,’’ tuturnya. (mg3/isd) Editor : Hengky Ristanto