Bupati Ahmad Dawami mengatakan, CJH asal Kabupaten Madiun tahun ini banyak yang sudah lanjut usia (lansia). Karena itu, dia mewanti-wanti para tenaga kesehatan melakukan pendampingan maksimal selama mereka beribadah di Tanah Suci. Termasuk memastikan ketersediaan obat-obatan aman.
‘’Kepada para nakes (tenaga kesehatan, Red) sudah kami sampaikan untuk
selalu menjaga jemaah. Persiapan juga sudah dilakukan. Doa kami semoga
mereka semua diberi kelancaran,’’ ujarnya usai memberangkatan rombongan
CJH.
Kaji Mbing –sapaan akrab Ahmad Dawami- juga mengingatkan para CJH selama beraktivitas di Tanah Suci rutin minum air putih setiap 30 menit agar terhindar dehidrasi. Hal itu mengingat cuaca di Makkah saat ini terbilang panas. ‘’Sebaiknya minumnya tidak air dingin,’’ katanya.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Madiun Irfan Alkhaidari menambahkan, dari 440 CJH yang diberangkatkan, 169 di antaranya berusia di atas 65 tahun. Pun, dia menyebutkan bahwa para jemaah lansia diprioritaskan.
‘’Mulai pembentukan kloter, manasik, pemberangkatan, sampai nanti kepulangannya ramah lansia,’’ tegasnya.
Rombongan CJH Kabupaten Madiun masuk jadwal penerbangan gelombang 1 kloter 15. Mereka diperkirakan tiba di Asrama Haji Surabaya kemarin siang. Kemudian, beristirahat semalam sebelum siang ini sekitar pukul 13.00 WIB berangkat ke Tanah Suci melalui Bandara Juanda. Para tamu Allah itu dijadwalkan mendarat di Madinah pukul 19.00. (mg3/isd) Editor : Hengky Ristanto