Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Waspada! DBD Jangkiti Ratusan Warga Kabupaten Madiun

Hengky Ristanto • Minggu, 11 Juni 2023 | 03:00 WIB
Ilustrasi ruang rawat inap RSUD Caruban (BAGUS RAHADI/RADAR MADIUN)
Ilustrasi ruang rawat inap RSUD Caruban (BAGUS RAHADI/RADAR MADIUN)
MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi momok di Kabupaten Madiun. Di RSUD Caruban saja, setiap bulan pasien penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegepty itu jumlah selalu dua digit.

Catatan RSUD Caruban, sepanjang Januari lalu ada 49 pasien DBD yang menjalani perawatan. Angka itu lantas turun pada Februari (34), Maret (34), dan April (30). Namun, pada Mei kembali naik menjadi 42 (selengkapnya lihat grafis).

Meski begitu, Kabid Pelayanan RSUD Caruban Suyono menyebutkan bahwa secara kumulatif jumlah pasien DBD cenderung menurun dibanding tahun lalu. ‘’Dari Januari sampai Mei ada 189 pasien. Sementara, pada periode yang sama tahun lalu mencapai 601 pasien,’’ kata Suyono.

Suyono menyebutkan, serangan DBD tidak mengenal usia. Buktinya, pasien mulai kelompok umur anak, remaja, hingga dewasa. ‘’Kebanyakan anak-anak,’’ ungkapnya. ‘’Saat ini yang dirawat tinggal tinggal pasien. Anak-anak dirawat di ruang Palem, dewasa di ruang Cemara, dan ada pula yang di ruang VIP,’’ imbuhnya.

Meski saat ini telah memasuki musim kemarau, kata dia, pemberantasan sarang nyamuk (PSN) tetap perlu dilakukan. Juga menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan pola hidup sehat. ‘’Fogging saja itu belum mengatasi,’’ sebutnya.

Di sisi lain, Suyono mengingatkan warga juga mewaspadai penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Dia menyarankan mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. ‘’Pasien ISPA di RSUD Caruban saat ini mulai meningkat,’’ ujarnya. (mg3/isd)

Update Pasien DBD di RSUD Caruban
Editor : Hengky Ristanto
#RSUD Caruban #Dinkes Kabupaten Madiun #demam berdarah #dbd kabupaten madiun