‘’Mulai banyak yang batuk-batuk. Kebanyakan lansia (lanjut usia, Red),’’ kata Fiki Rohmah, salah seorang jemaah haji asal Kabupaten Madiun, kepada Jawa Pos Radar Caruban melalui sambungan telepon kemarin (12/6).
Selain batuk, lanjut Fiki, suhu panas itu membuat beberapa jemaah mengalami kaki melepuh. Itu disebabkan saat beribadah di Masjidil Haram kehilangan alas kaki. Lantaran tidak sabar menunggu petugas kesehatan membawakan alas kaki pengganti, mereka nekat kembali ke hotel dengan nyeker.
Banyaknya jemaah yang mengalami gangguan pada saluran pernapasan membuat tim kesehatan intens melakukan pengecekan kesehatan. Petugas juga memberikan oralit untuk menambah daya tahan tubuh para jemaah. ‘’Itu cukup efektif. Yang sehat-sehat tidak mudah tertular,’’ ungkap Fiki.
‘’Jemaah wajib memakai masker saat beaktivitas di luar,’’ imbuhnya.
Sekadar diketahui, jemaah haji asal Kabupaten Madiun tiba di Makaah pada 8 Juni lalu setelah menunggu di Madinah delapan hari. Keesokan harinya, mereka langsung melaksanakan ibadah umrah wajib. (mg3/isd) Editor : Hengky Ristanto