Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pay Burman: Dari Gitaris Slank Jadi Otak di Balik Ratusan Lagu Hits

Archi • Jumat, 10 April 2026 | 19:20 WIB
Pay Burman mantan personel Slank.
Pay Burman mantan personel Slank.

Jawa Pos Radar Madiun – Nama Pay Burman mungkin tidak selalu tampil di depan panggung, tetapi jejak karyanya tersebar luas di industri musik Indonesia.

Dari gitaris band legendaris hingga produser di balik ratusan lagu, perjalanan Pay menjadi salah satu kisah paling menarik dalam dunia musik Tanah Air.

Paylin Burman Siburian lahir pada 2 Mei 1970 di Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Sejak remaja, ia sudah aktif bermusik dan bergabung dengan berbagai band sebelum akhirnya dikenal luas.

Baca Juga: Maternal Disaster Buka Kafe, Gabungkan Musik dan Street Culture

Namanya mulai mencuat saat bergabung dengan Slank pada akhir 1980-an, tepatnya di era formasi yang kemudian dikenal sebagai Formasi 13.

Era Slank dan Peran di Balik Musik

Di Slank, Pay tidak hanya berperan sebagai gitaris. Ia juga aktif dalam proses kreatif, mulai dari penciptaan lagu hingga produksi rekaman.

Periode ini menjadi fase penting dalam perkembangan Slank sebagai band besar di Indonesia.

Lagu-lagu yang lahir di era tersebut ikut membentuk identitas musik rock Indonesia di awal 1990-an.

Namun, di balik kesuksesan itu, Pay juga menghadapi tantangan pribadi. Masalah kecanduan narkoba menjadi titik balik dalam hidupnya, yang berujung pada keluarnya ia dari Slank.

Bangkit dan Berevolusi Lewat Musik

Setelah meninggalkan Slank, Pay tidak berhenti. Ia justru menunjukkan sisi lain sebagai musisi yang terus berkembang.

Ia mendirikan BIP, band yang menjadi wadah eksplorasi musikalnya bersama rekan-rekan lama. Lewat BIP, Pay tetap menunjukkan kualitasnya sebagai gitaris sekaligus kreator musik.

Dari Panggung ke Balik Layar

Transformasi terbesar Pay terjadi saat ia mulai fokus di balik layar sebagai produser, arranger, dan pencipta lagu.

Baca Juga: Lokananta Bloc Solo Simpan Jejak Musik Indonesia dari Piringan Hitam ke Era Digital

Ia dikenal sebagai sosok yang mampu membangun karakter musik dalam sebuah lagu. Tidak sedikit karya populer Indonesia lahir dari sentuhan tangannya.

Pay tercatat telah menciptakan lebih dari 250 lagu yang dibawakan oleh sejumlah musisi ternama, di antaranya:

Perannya sebagai produser menjadikannya salah satu “arsitek” penting dalam musik populer Indonesia.

Proyek Kolaboratif dan Eksplorasi Musik

Selain BIP, Pay juga terlibat dalam berbagai proyek musik lain seperti Fargat 727 hingga GENERAL MAYA.

Dalam proyek-proyek tersebut, ia kerap menggabungkan berbagai karakter vokalis dan musisi lintas generasi.

Hal ini menunjukkan kemampuannya dalam meramu berbagai warna musik menjadi satu kesatuan yang kuat.

Ia juga dipercaya menangani proyek seperti The Brokers, yang melibatkan sejumlah vokalis rock papan atas Indonesia.

Sosok di Balik Ratusan Lagu

Berbeda dengan banyak musisi yang dikenal lewat panggung, Pay justru semakin besar lewat perannya di balik layar.

Karyanya terus hidup melalui lagu-lagu yang dinyanyikan banyak penyanyi dan didengar jutaan orang. Dari radio hingga platform digital, sentuhan musikal Pay menjadi bagian dari perjalanan musik Indonesia modern.

Editor : Andi Chorniawan
#produser #payau #lagu #slank #gitaris