Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Haul Lepas Rem di Single Agenda dalam Siklon Kelabu, Lebih Agresif dari Era EP Adamar

Dani Erwanto • Rabu, 22 April 2026 | 15:57 WIB
Personel Haul. (Instagram @haul.utarat)
Personel Haul. (Instagram @haul.utarat)

Jawa Pos Radar Madiun – Haul seperti menekan pedal gas tanpa rem. Lewat single terbaru Agenda dalam Siklon Kelabu yang dirilis 3 April 2026.

Band metal asal Bandung itu tampil jauh lebih liar, kasar, dan konfrontatif dibanding fase sebelumnya.

Jika pada EP Adamar mereka dikenal dengan pendekatan black metal yang atmosferik dan melodis, kini Haul justru menggeser arah secara drastis.

Tidak lagi terlalu fokus pada melodi, mereka memilih jalur yang lebih mentah dengan energi yang terasa lebih “menghantam” sejak awal.

Baca Juga: "Where Do I Go Now?" Lagu Nineincident yang Mengajak Pendengar Terjebak Masa Lalu untuk Move On

Agresi Sound

Perubahan paling terasa ada pada karakter sound. Agenda Siklon Kelabu terdengar lebih padat, kasar, dan bertekstur.

Gitar tidak lagi sekadar membangun suasana, tetapi menjadi senjata utama yang mendorong intensitas lagu.

Meski begitu, pergeseran ini bukan berarti meninggalkan identitas. Justru di titik ini, Haul memperluas spektrum musikal menjadi lebih eksploratif dan berani.

Tabrakan Black Metal Swedia dan Neocrust

Salah satu kekuatan utama single ini ada pada kombinasi genre yang tidak biasa.

Haul memadukan nuansa old school Swedish black metal dengan energi neocrust yang mentah dan dinamis.

Riff gitar terdengar dingin, repetitif, dan gelap—ciri khas gelombang awal black metal Swedia.

Sementara itu, struktur lagu dipenuhi dorongan ritmis ala d-beat yang membuat lagu terasa lebih hidup dan bergerak agresif.

Baca Juga: Swarm Meledakkan Emosi di Lagu Pagi Ini Sewarna dengan Api

Hasilnya bukan sekadar keras, tetapi juga dinamis. Lagu ini mengalir antara bagian yang menghantam cepat dan segmen yang perlahan membangun tensi.

Sentuhan Groove yang Tak Terduga

Di balik lapisan gelap tersebut, muncul elemen yang cukup mengejutkan. Ada nuansa groove yang mengingatkan pada pendekatan band Norwegia seperti Kvelertak.

Pengaruh ini terasa pada bagian-bagian tertentu yang lebih catchy tanpa kehilangan intensitas.

Sentuhan ini membuat lagu terasa lebih “menggigit” dan mudah diingat, tanpa mengorbankan karakter ekstremnya. 

Editor : Andi Chorniawan
#agenda dalam siklon kelabu #haul #metal #single