Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Afit Sanis Blak-blakan Jawab Hadirnya Lineup Pop di Festival Black Heart 2026

Dani Erwanto • Selasa, 28 April 2026 | 18:42 WIB
Festival Black Heart 2026
Festival Black Heart 2026

Jawa Pos Radar Madiun - Ada nama Afit Sanis di balik Festival Black Heart yang bergengsi. 

Mantan pentolan Averments itu menjadi penggagas sekaligus motor utama festival yang lahir pada 2022.

Tahun ini, Festival Black Heart hadir dengan konsep berbeda. Tidak hanya menghadirkan band musik keras, tetapi juga membuka ruang untuk musik dengan warna lebih lembut.

Afit blak-blakan menjelaskan alasannya. Berikut petikan wawancara lengkapnya.

Baca Juga: Band Direct Cause Rilis Single Unconscious, Sinyal Kuat Menuju EP Kedua

Festival Black Heart terbentuk tahun berapa dan bagaimana awalnya?

22 Juni 2022 menjadi awal berdirinya Black Heart. Saat itu kami masih membuat gigs di tempat kecil di sudut kota dengan kapasitas di bawah 500 orang.

Nama Black Heart sendiri terinspirasi dari band teman saya asal Depok, Modern Guns. 

Mereka punya album tahun 2014 berjudul Pure Love From the Black Heart. Dari situ nama Black Heart muncul, dengan makna “cinta sejati lahir dari hati yang paling dalam”.

Tahun ini ada lineup pop, kenapa?

Sebagai festival director, saya harus selalu berinovasi setiap tahun agar bisa menciptakan pengalaman yang sulit dilupakan bagi penonton.

Apa yang melatarbelakangi konsep baru ini? Bagaimana awal idenya?

Awalnya dari dua kata: Black dan Heart. Dua kata ini terasa berseberangan secara makna. Dari situ saya kembangkan menjadi konsep dual stage.

Black Stage akan berisi musik heavy, sedangkan Heart Stage akan menghadirkan all genre.

Kami juga akan membuat gangway atau barikade di tengah crowd untuk memisahkan penonton, agar tidak terkena area moshpit dari Black Stage.

Baca Juga: Cherry Bombshell Pertemukan Pendengar Lama dengan Generasi Baru lewat Single Kecewa 

Secara layout, panggung akan bersebelahan, tetapi dekorasinya dibuat sangat berbeda agar terasa dua dunia yang kontras.

Ada kekhawatiran soal respons penonton dengan konsep baru ini?

Keresahan pasti ada, terutama bagi penonton yang belum memahami konsep ini.

Tugas saya adalah membangun narasi yang jelas agar mereka mengerti konsep baru Black Heart 2026.

Kalau sudah paham, penonton justru diuntungkan karena dalam satu festival bisa menikmati dua konsep berbeda, yang akan menciptakan pengalaman yang sulit dilupakan.

Apakah ada kemungkinan kembali ke konsep awal? 

Konsep ini kemungkinan akan saya pertahankan hingga lima tahun ke depan.

Dengan konsep ini, kami bisa menghadirkan artis yang lebih luas dan universal. Sebagai festival director, saya juga lebih mudah mengelola pemilihan artis untuk Black Stage dan Heart Stage.

Konsep ini akan bertahan sampai saya menemukan ide festival yang lebih “gila” lagi.

Editor : Andi Chorniawan
#Afit Sanis #festival black heart #Konsep