Jawa Pos Radar Madiun - Skena musik independen kedatangan rilisan dari band Buff yang layak masuk playlist tengah malam.
Buff merilis maxi single bertajuk Kangaroo / Low lewat Tromagnon Records akhir April lalu.
Dua lagu ini terasa seperti perjalanan emosional yang tenang, hangat, tapi diam-diam bikin sesak.
Secara musikal, Buff bermain di wilayah gitar-gitar muram yang atmosferik.
Tapi menariknya, mereka nggak terdengar terlalu gelap atau depresif. Justru ada rasa hangat dan intim yang bikin rilisan ini terasa dekat.
Baca Juga: Loverdose Tuangkan Rindu Ayah dalam Lagu Penuh Haru
“Kangaroo” Bikin Suasana Malam Terasa Sepi
Track pembuka Kangaroo hadir sebagai lagu instrumental dengan nuansa melankolis yang pelan-pelan mengendap.
Permainan gitar di lagu ini mengalir santai, seperti potongan memori lama yang tiba-tiba muncul saat lagi sendirian malam-malam.
Tanpa banyak layer berlebihan, Buff membiarkan instrumen berbicara sendiri. Hasilnya, Kangaroo terasa sederhana tapi emosinya kena.
Lagu ini seperti soundtrack buat momen ketika kepala lagi penuh, tapi mulut terlalu capek buat bicara.
“Low” Jadi Lagu Patah Hati yang Relatable
Kalau Kangaroo terdengar reflektif, Low justru jadi titik emosional utama di rilisan ini.
Buff membawa tema failed relationship dan rasa menyerah dalam hubungan lewat riff gitar yang catchy tapi tetap emosional.
Meski nuansa lagunya sendu, Low nggak kehilangan energi. Ada dinamika yang bikin lagu ini tetap terasa hidup dan gampang nempel sejak pertama diputar.
Vibe-nya seperti campuran antara rasa kosong, marah, dan pasrah dalam satu waktu.
Baca Juga: Sound Dreamy Scalopoly dalam Lagu Sailing, Angkat Kisah Cinta dan Mimpi dari Perspektif Perempuan
Hangat dan Organik
Untuk urusan produksi, Buff menggandeng Deni Noviandi alias Denol, yang dikenal lewat proyek Swellow dan Neal.
Seluruh proses recording, mixing, sampai mastering dikerjakan di Ben’s & Co. Record Studio, Bogor.
Hasilnya terdengar cukup matang. Sound gitar terasa hangat, detail-detail kecil tetap terdengar jelas, dan atmosfer emosional tiap lagu berhasil dijaga tanpa terasa berlebihan.
Lewat Kangaroo / Low, Buff berhasil memperlihatkan identitas musik yang terasa personal sekaligus matang.
Perpaduan instrumental reflektif, riff gitar emosional, dan atmosfer yang intim bikin rilisan ini jadi salah satu karya indie lokal yang menarik buat disimak tahun ini.
Buat yang suka musik dengan nuansa mellow, gitar-gitar emosional, atau soundtrack buat overthinking tengah malam, rilisan terbaru Buff ini layak masuk playlist.
Editor : Andi Chorniawan