Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rilis Album Semakin Buram dan Percuma, PVLETTE Ajak Pendengar Menyelam Lebih Dalam ke Kegelapan

Dani Erwanto • Jumat, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB
Band PVLETTE. (Instagram @emotionalpvlette)
Band PVLETTE. (Instagram @emotionalpvlette)

Jawa Pos Radar Madiun - Kadang hidup terasa seperti lingkaran yang nggak pernah selesai.

Baru saja berhasil bangkit dari keterpurukan, tiba-tiba kita kembali berhadapan dengan rasa takut, kecewa, atau pertanyaan yang sama.

Perasaan itulah yang coba diterjemahkan PVLETTE lewat album terbaru, Semakin Buram dan Percuma.

Berisi 5 lagu: Luruh, Pergi, Akhir Cerita, Jujur Pada Luka, dan Sementara Itu.

Menyelam Lebih Dalam ke Kegelapan

Band yang digawangi Christo, Diondy, Rayhanza, Savio, dan Vicky ini kembali membawa pendengar masuk ke dunia musik yang mereka bangun selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Dua Sisi Emosi Grass Park di Maxi Single Stillness/Home, Sedih dan Bahagia dalam Satu Nafas

Perpaduan rock alternatif modern, post-rock atmosferik, dan nu-gaze yang luas serta melankolis. 

Namun kali ini, semuanya terasa lebih dalam, lebih personal, dan lebih berani.

Sejak trek pertama bergulir, album ini seperti mengajak pendengar berjalan menyusuri lorong panjang berisi kegelisahan, kelelahan emosional, dan pencarian makna hidup.

Gitar-gitar berlapis yang menggema, dentuman ritme yang perlahan membesar, hingga vokal berbahasa Indonesia yang penuh perasaan membuat setiap lagu terasa seperti potongan jurnal pribadi yang sengaja dibuka untuk umum.

Kolaborasi Beri Warna Tambahan

Di balik layar, nama Wisnu Ikhsantama W. turut berperan besar dalam membentuk karakter album ini. 

Sentuhan produksinya membuat lanskap suara PVLETTE terdengar semakin luas dan sinematik tanpa kehilangan emosi mentah yang menjadi identitas mereka sejak awal.

PVLETTE juga menghadirkan sejumlah kolaborasi yang menarik perhatian. Dixie Erlangga dari STANGERS dan proyek Biru Baru ikut memberikan warna tambahan yang membuat album ini semakin kaya secara musikal.

Baca Juga: MAIO Tumpahkan Amarah dan Kecemasan di Sembilan Lagu Album Cursed Path

Menariknya, kehadiran mereka tidak menggeser identitas PVLETTE, melainkan memperluas cakrawala suara yang sudah dibangun sebelumnya.

Secara cerita, Semakin Buram dan Percuma bergerak seperti film tentang seseorang yang sedang berada di titik terendah hidupnya.

Ia berusaha bertahan di tengah berbagai kegagalan dan tekanan, mencoba mencari alasan untuk terus berjalan ketika semuanya terasa sia-sia.

Namun alih-alih menawarkan akhir yang bahagia, PVLETTE justru menunjukkan kenyataan yang lebih dekat dengan kehidupan banyak orang: bahwa proses bertahan hidup sering kali tidak berjalan lurus.

Editor : Andi Chorniawan
#PVLETTE #semakin buram dan percuma #album