Jawa Pos Radar Madiun - Olivia Rodrigo kembali menyentuh sisi emosional pendengarnya lewat lagu “less”, salah satu materi dalam album studio ketiganya, you seem pretty sad for a girl so in love. Lagu yang dirilis pada 12 Juni 2026 tersebut membawa pendengar ke situasi pelik ketika sebuah hubungan harus berakhir meski rasa cinta di antara dua orang belum sepenuhnya hilang.
“less” menempati urutan ke-11 dalam album terbaru Olivia Rodrigo dan memiliki durasi sekitar 3 menit 13 detik. Lagu tersebut dirilis di bawah lisensi Geffen Records, label yang juga menaungi perjalanan musik Olivia selama ini.
Berbeda dengan lagu patah hati yang dipenuhi kemarahan atau keinginan membalas rasa sakit, “less” bergerak dalam suasana yang lebih tenang. Olivia menggambarkan kelelahan emosional ketika dua orang masih saling menyayangi, tetapi mulai menyadari bahwa cinta saja tidak selalu cukup untuk mempertahankan sebuah hubungan.
Makna Lagu “less”, Saat Cinta Tidak Lagi Cukup
Inti cerita “less” terletak pada paradoks sederhana sekaligus menyakitkan: berharap seseorang mencintai kita lebih sedikit agar perpisahan tidak terasa begitu berat.
Olivia menggambarkan hubungan yang sudah berada di ambang perpisahan. Alih-alih menghadirkan sosok pasangan yang kehilangan rasa cinta, lagu tersebut justru menceritakan seseorang yang memilih melepaskan karena tidak sanggup terus melihat orang yang dicintainya terluka dan tidak bahagia.
Hubungan itu sebenarnya masih berusaha diselamatkan. Dalam cerita yang dibangun melalui lagu, pasangan tersebut mencoba mengulang kencan favorit mereka hingga melakukan perjalanan ke Big Sur. Namun, momen yang seharusnya menghidupkan kembali kebahagiaan justru memperjelas bahwa hubungan tersebut sudah tidak terasa seperti sebelumnya.
Dari sanalah judul “less” memperoleh makna emosionalnya. Sang narator tidak benar-benar berharap cinta itu menghilang. Ia justru berharap perasaan tersebut tidak sebesar sekarang, sehingga keputusan untuk berpisah tidak meninggalkan luka sedalam itu.
Baca Juga: Olivia Rodrigo Rilis “stupid song” Lagu Cinta dari Album Ketiganya yang Meledak di Chart
Olivia Rodrigo Tampilkan Patah Hati yang Lebih Dewasa
Pendekatan emosional dalam “less” terasa berbeda dibanding sejumlah lagu patah hati Olivia Rodrigo sebelumnya. Jika karya seperti “drivers license”, “traitor”, atau “vampire” banyak mengeksplorasi kehilangan, pengkhianatan, dan kekecewaan, “less” menghadirkan konflik yang lebih sunyi.
Tidak ada sosok yang secara sederhana ditempatkan sebagai pihak jahat dalam cerita. Masalah utamanya justru muncul ketika dua orang masih peduli satu sama lain, tetapi hubungan tersebut tidak lagi membuat mereka bahagia.
Olivia juga menjelaskan bahwa “less” ditambahkan pada tahap akhir proses pengerjaan album. Dalam pembicaraannya di Popcast, ia menyebut lagu itu lahir ketika dirinya dan tim mencoba menerapkan pendekatan yang lebih tertahan dalam proses kreatif.
Pilihan tersebut terasa selaras dengan karakter “less”. Emosi lagu tidak dibangun melalui ledakan dramatis, melainkan lewat suasana yang lebih terkendali sehingga rasa lelah, keraguan, dan kesedihan menjadi pusat perhatian.
Jadi Bagian Emosional Album Ketiga Olivia Rodrigo
“less” menjadi bagian dari album you seem pretty sad for a girl so in love, proyek studio ketiga Olivia Rodrigo setelah SOUR pada 2021 dan GUTS pada 2023.
Album tersebut memperlihatkan perkembangan musikal Olivia dengan mengeksplorasi cinta dan patah hati melalui warna musik yang lebih luas. Pitchfork mencatat album ini bergerak melalui elemen chamber-pop, new wave hingga post-punk, dengan bagian akhir album banyak menyoroti keruntuhan sebuah hubungan.
Posisi “less” sebagai trek ke-11 membuatnya berada di bagian album yang emosinya semakin berat. Spotify mencatat lagu tersebut berada setelah kolaborasi Olivia bersama Robert Smith dalam “what’s wrong with me”.
Dengan demikian, “less” tidak berdiri sebagai cerita patah hati yang terpisah. Lagu tersebut turut memperkuat perjalanan emosional album, dari perasaan jatuh cinta hingga kenyataan bahwa hubungan yang pernah begitu membahagiakan pada akhirnya bisa berubah.
“less” Ikut Mendapat Perhatian Pendengar
Respons pendengar terhadap “less” juga terlihat dari performanya di platform musik dan tangga lagu. Berdasarkan data Spotify yang terindeks pada Agustus 2026, lagu tersebut telah mengumpulkan lebih dari 96 juta pemutaran.
Sementara itu, Official Charts Company mencatat “less” mencapai posisi 21 di Official Streaming Chart Inggris. Lagu tersebut mulai tercatat dalam chart pada 25 Juni 2026.
Capaian tersebut memperlihatkan bagaimana lagu dengan pendekatan emosional dan relatif sederhana tetap mampu menarik perhatian di tengah materi lain dalam album ketiga Olivia Rodrigo.
“less” Bicara tentang Keberanian untuk Melepaskan
Melalui “less”, Olivia Rodrigo kembali memperlihatkan kekuatannya dalam mengemas persoalan hubungan menjadi cerita yang dekat dengan pengalaman banyak pendengar. Kali ini, patah hati bukan muncul karena cinta telah hilang, melainkan karena cinta masih ada ketika hubungan justru harus dihentikan.
Itulah yang membuat “less” terasa menyakitkan. Lagu tersebut menunjukkan bahwa berakhirnya hubungan tidak selalu disebabkan perselingkuhan, pertengkaran besar, atau hilangnya perasaan. Ada kalanya dua orang masih saling mencintai, tetapi harus mengakui bahwa kebersamaan mereka tidak lagi menghasilkan kebahagiaan.
“less” akhirnya menjadi refleksi tentang bentuk cinta yang lebih rumit: ketika melepaskan seseorang justru dilakukan karena masih peduli kepadanya.
Editor : Dwita IkhtianandaSumber : Radar Madiun