Jawa Pos Radar Madiun - JISOO BLACKPINK membuka babak baru perjalanan solonya lewat “CLICK”. Lagu yang dirilis pada 4 September 2026 itu menangkap situasi rumit ketika dua orang menyadari bahwa mereka mungkin tidak seharusnya bersama, tetapi ketertarikan di antara keduanya terlalu kuat untuk diabaikan.
BLISSOO memperkenalkan lagu baru JISOO tersebut sebagai pre-release pertama menuju album penuh solo perdananya. “CLICK” sekaligus menjadi rilisan baru JISOO setelah kolaborasinya bersama ZAYN dalam “EYES CLOSED” pada Oktober 2025.
Warner Music Japan mencatat “CLICK” resmi tersedia secara digital pada 4 September 2026. Apple Music juga mencantumkan tanggal perilisan yang sama untuk single terbaru JISOO tersebut.
Kehadiran “CLICK” memperlihatkan arah berbeda dibandingkan sejumlah karya solo JISOO sebelumnya. Lagu berbahasa Inggris tersebut bergerak melalui pop yang mengilap dengan sentuhan synth-pop dan perkusi tajam, sementara ceritanya bermain di antara keraguan dan ketertarikan romantis yang sulit dibendung.
Makna Lagu “CLICK” JISOO BLACKPINK
Secara garis besar, makna lagu CLICK JISOO menggambarkan dua orang yang memiliki chemistry alami meski sama-sama mengetahui bahwa hubungan tersebut mungkin bukan pilihan terbaik.
BLISSOO, sebagaimana dikutip Yonhap, menjelaskan “CLICK” menangkap ketertarikan naluriah antara dua orang yang mengetahui bahwa mereka seharusnya tidak tertarik satu sama lain, tetapi pada akhirnya tetap “naturally click”.
Kata “click” karena itu menjadi kunci cerita. Dalam konteks hubungan, istilah tersebut biasa digunakan untuk menggambarkan dua orang yang langsung cocok atau memiliki koneksi alami tanpa perlu banyak usaha.
Baca Juga: Lisa Futuristik, Jisoo Elegan! Penampilan BLACKPINK di Met Gala 2026 Banjir Pujian
JISOO membawa konsep itu ke wilayah romantis. Hubungan yang awalnya bisa saja dianggap sebatas kedekatan biasa perlahan berubah ketika muncul daya tarik yang tidak dapat lagi dianggap sebagai pertemanan semata.
Hypebeast mencatat liriknya bergerak di batas antara pertemanan dan chemistry romantis yang lebih dalam. Sang tokoh tetap memiliki keraguan terhadap orang yang menarik perhatiannya, tetapi pada saat bersamaan tidak dapat menyangkal adanya koneksi kuat di antara mereka.
Di sinilah lagu CLICK JISOO BLACKPINK menemukan konflik utamanya. Akal sehat memberi alasan untuk menjaga jarak, sedangkan perasaan justru menarik keduanya semakin dekat.
“Your Lips, My Lips, Click” Jadi Inti Cerita
Konsep tersebut dipadatkan melalui hook utama “CLICK”. JISOO menggunakan gambaran dua orang yang terasa seperti pasangan sempurna ketika berada berdekatan.
Alih-alih membangun cerita cinta melalui metafora rumit, lagu ini menggunakan kata sederhana “click” untuk menjelaskan momen ketika chemistry muncul dengan sendirinya. Hypebeast menggambarkan hook tersebut sebagai pusat dari ketegangan antara keraguan dan daya tarik romantis dalam lagu.
Pendekatan itu membuat makna lagu CLICK JISOO terasa mudah dikenali. Ada kalanya seseorang mengetahui berbagai alasan mengapa sebuah hubungan mungkin tidak ideal, tetapi tetap tidak mampu mengabaikan perasaan nyaman ketika bersama orang tersebut.
“CLICK” pada akhirnya bukan hanya berbicara mengenai jatuh cinta. Lagu tersebut menangkap fase sebelum sebuah hubungan benar-benar dimulai, ketika dua orang masih mencoba memahami apakah chemistry yang mereka rasakan layak untuk diperjuangkan atau justru harus dihentikan.
Video Musik “CLICK” Bawa JISOO ke Taman Hiburan Distopia
Cerita romantis dalam lagu mendapatkan interpretasi yang jauh lebih fantastis melalui video musik “CLICK”.
Video tersebut disutradarai Joseph Kahn, sineas Korea-Amerika yang memiliki rekam jejak panjang bersama sederet bintang pop dunia. SBS mencatat Kahn sebelumnya menggarap karya visual untuk George Michael, Taylor Swift, Britney Spears, Eminem, hingga Lady Gaga.
Billboard menggambarkan JISOO dalam video “CLICK” sebagai figur kesepian di sebuah taman hiburan futuristis. Sementara Hypebeast mencatat visualnya memadukan nuansa dongeng gelap, sci-fi, dan dunia pasca-apokaliptik.
JISOO berjalan di antara wahana yang terbengkalai, figur-figur mekanis, serta berbagai objek yang terasa seperti peninggalan dunia lama. Salah satu karakter yang paling menonjol adalah robot teddy bear yang telah lebih dahulu muncul dalam materi teaser.
Visual tersebut menciptakan kontras dengan karakter lagunya. “CLICK” terdengar ringan dan romantis, sedangkan video musiknya membawa penonton memasuki dunia yang sepi, mekanis, dan misterius.
Dari Robot Teddy Bear hingga Roller Coaster
Konsep mekanis tidak hanya digunakan sebagai dekorasi. Berbagai karakter dan wahana dalam taman hiburan tersebut ikut membangun dunia tempat JISOO menjadi pusat cerita.
Hypebeast melaporkan JISOO tampil bersama boneka-boneka mekanis dan robot teddy bear, berdansa dengan figur automaton di gazebo bercahaya, hingga menaiki roller coaster tua di tengah lanskap distopia.
Busana JISOO juga mengikuti perubahan atmosfer visual. Ia tampil mulai dari pakaian bergaya balet dengan korset hingga gaun renda hitam dramatis yang semakin memperkuat nuansa dark fairy tale dalam video musik tersebut.
Penggunaan dunia mekanis juga menarik ketika disandingkan dengan judul “CLICK”. Kata tersebut bisa terdengar seperti bunyi mekanis ketika dua bagian saling mengunci, sementara dalam lagu menjadi simbol dua manusia yang menemukan kecocokan.
Dengan begitu, video musik memberikan lapisan visual tambahan terhadap konsep utama lagu: dua hal berbeda yang ketika dipertemukan terasa seperti pas satu sama lain.
“CLICK” Jadi Awal Menuju Album Penuh Pertama JISOO
Posisi “CLICK” dalam perjalanan solo JISOO juga penting. Yonhap mengonfirmasi lagu tersebut merupakan pre-release pertama menuju debut full-length solo album JISOO.
Sebelumnya, JISOO telah merilis single album ME pada 2023 dengan “FLOWER” sebagai lagu utama. Ia kemudian melanjutkan perjalanan solonya melalui EP AMORTAGE pada 2025 sebelum berkolaborasi bersama ZAYN lewat “EYES CLOSED”.
SBS mencatat “CLICK” hadir sekitar 11 bulan setelah “EYES CLOSED”. Kolaborasi JISOO dan ZAYN tersebut sebelumnya berhasil masuk Billboard Hot 100 serta mencatat capaian di Spotify dan YouTube Music.
Karena itu, “CLICK” bukan sekadar single baru. Lagu tersebut menjadi petunjuk pertama mengenai arah musik yang ingin dibawa JISOO menuju proyek solo terbesarnya sejauh ini.
JISOO Tawarkan Warna Pop yang Lebih Global
Melalui “CLICK”, JISOO BLACKPINK memperlihatkan transformasi yang cukup jelas. Penggunaan lirik berbahasa Inggris, produksi pop yang mengilap, serta video musik berskala sinematik memperlihatkan pendekatan yang semakin diarahkan kepada pasar global.
Namun, kekuatan utamanya tetap berada pada cerita yang sederhana. CLICK JISOO BLACKPINK berbicara tentang momen ketika dua orang sadar bahwa mereka mungkin bukan pilihan terbaik satu sama lain, tetapi chemistry berkata sebaliknya.
Tidak ada kepastian apakah hubungan tersebut akan berakhir bahagia. Yang ditangkap JISOO justru momen ketika pertahanan mulai runtuh dan ketertarikan terasa semakin sulit disangkal.
Lewat “CLICK”, JISOO pada akhirnya membuka era baru dengan satu gagasan romantis yang sederhana: terkadang kecocokan tidak datang setelah dipikirkan panjang, tetapi muncul begitu saja ketika dua orang bertemu dan semuanya terasa “click”.
Editor : Dwita IkhtianandaSumber : Radar Madiun