Jawa Pos Radar Madiun - Satu lagi rilisan karya fisik yang patut ditunggu dari pergerakan skena musik bawah tanah atau underground.
Unit musik Anniverscary dipastikan ikut ambil bagian dalam sebuah album kompilasi teranyar yang bertajuk WE'RE BEING VICTIMZED.
Album yang dirilis secara resmi melalui label We Agains Monsters Records ini secara khusus mempertemukan 14 band dari berbagai spektrum musik keras, mulai dari punk, hardcore, hingga ska.
Bukan sekadar ajang kumpul nama dalam satu rilisan, WE'RE BEING VICTIMZED membawa semangat kolektif khas skena.
Meski memiliki karakter dan warna suara yang berbeda-beda, belasan band ini mampu bersatu padu dalam satu wadah yang sama.
Nantinya, para pendengar akan disuguhi spektrum musik yang luas, mulai dari energi punk yang liar, hantaman musik hardcore yang keras, sampai warna ska yang menghentak dan ritmis.
Kompilasi ini seolah menjadi potret kecil dari keberagaman yang ada di kancah musik underground.
Selain Anniverscary, ada 13 nama lain yang turut memanaskan rilisan ini.
Mereka adalah Sabotage, Ejakula La Vampira, The Speakers, Total Anarchy, Fathman, Fastcrash, dan Strength Tru.
Baca Juga: Hasil Practice MotoGP Mandalika 2026: Raul Fernandez Tercepat, Marc Marquez P5
Turut mengisi pula barisan distorsi dari Buckskin Bugle, RCKA, Hockey Hook, Oversight, Uniform Burning, serta Melan And The Gemmes-Gemmes.
14 band tersebut dikemas ke dalam satu rilisan yang menjanjikan pengalaman lintas karakter dan energi yang padat.
Satu hal yang menarik, di tengah derasnya arus platform streaming digital, rilisan kompilasi ini justru memilih hadir dalam format kaset pita.
Medium analog seperti kaset rupanya masih mendapat tempat istimewa di hati para pelaku kultur underground.
Hal ini bukan cuma soal sarana mendengarkan musik, melainkan juga bagian dari merawat tradisi Do It Yourself (DIY) serta pengalaman mengoleksi rilisan fisik yang telah lama menjadi urat nadi budaya punk dan hardcore.
Eksklusivitas menjadi nilai tambah dari album ini. Pihak label mengonfirmasi bahwa kaset pita tersebut hanya dicetak sebanyak 30 keping saja.
Dari total cetakan tersebut, 14 kaset dibagikan sebagai bentuk royalti kepada masing masing band yang terlibat.
Dua kaset lainnya disimpan sebagai arsip label, sehingga praktis hanya tersisa 14 kaset yang dijual untuk publik guna mengembalikan modal produksi.
Saat ini, keran pre-order untuk rilisan super terbatas ini telah resmi dibuka dengan harga Rp 75.000, belum termasuk ongkos kirim.
Pembelian dapat dilakukan secara daring melalui Direct Message (DM) atau WhatsApp ke nomor 087786336447 yang dilayani pada pukul 11.00 hingga 18.30 WIB.
Bagi penikmat rilisan fisik yang ingin membeli secara langsung, kaset ini juga tersedia di toko luring Filth Industry yang berlokasi di Pasar Santa Lantai 1, Blok AKS 079, Jakarta Selatan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani