Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

PT Widya Satria Menang Tender Monumen Reog

Hengky Ristanto • Selasa, 13 Desember 2022 | 14:30 WIB
Desain monumen Reog Ponorogo. (REPRO: AJI PUTRA/RADAR MADIUN)
Desain monumen Reog Ponorogo. (REPRO: AJI PUTRA/RADAR MADIUN)
PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Monumen Reog bukan sembarang proyek. Butuh seniman ‘tangan dewa’ untuk menuntaskan monumen setinggi 126 meter tersebut. Rencananya, Monumen Reog bakal dibangun lima meter lebih tinggi dari Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali yang kini menjadi patung tertinggi ketiga di dunia. 

Dilansir dari Jawa Pos Radar Bali, pembangunan GWK membutuhkan waktu 28 tahun lamanya sejak 1990 silam. Nyoman Nuarta, seniman Bali kaliber dunia yang menjadi maestro pembangunannya melibatkan 120 seniman patung. Desain patung terdiri dari 24 segmen dengan total modul 754 keping.

Wawasan itu tentunya sudah dihitung masak oleh PT Widya Satria, penyedia yang ditunjuk Unit Layanan Pengadaan (ULP) sebagai pemenang tender pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP).

Hingga masa sanggah berakhir kemarin (12/12), nihil penyedia yang mengajukan sanggahan. ‘’Sehingga berlanjut proses kontrak ke disbudparpora selaku leading sector,’’ kata Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Ponorogo Budi Darmawan.

Dari total pagu Rp 84 miliar, penyedia yang beralamat di Jalan Ketintang Permai Blok BB Nomor 20, Surabaya itu mengajukan penawaran Rp 73,87 miliar. Adapun dari 62 peserta, hanya tiga penyedia yang dinyatakan lolos prakualifikasi. Selanjutnya, hanya dua perusahaan yang mengajukan penawaran. ‘’PT Widya Satria dan PT Sinar Cerah Sempurna,’’ jelasnya.

Penunjukkan PT Widya Satria sebagai pemenang telah memenuhi seluruh persyaratan. Mulai kualifikasi, administrasi, teknis dan syarat lainnya. Sedangkan PT Sinar Cerah Sempurna kalah mendasar dari berbagai penilaian. ULP menilai penyedia kedua itu tidak memiliki pengalaman pekerjaan perancah. Juga, nihil nama seniman atau pematung sebagaimana disyaratkan dalam lembar kerja evaluasi (LKE). ‘’PT Sinar Cerah Sempurna gugur di teknisnya. Ada unsur dinilai teknis tidak memenuhi ambang batas, penawaran gugur di evaluasi teknis,’’ tegasnya.

Budi berharap proses tender segera ditindaklanjuti dinas terkait. Penyedia bakal terikat kontrak multi years selama tiga tahun hingga 2024 mendatang untuk menuntaskan proyek MRMP. ‘’Payung hukumnya persetujuan bupati dengan DPRD 2021 lalu menghasilkan kesepakatan kontrak tahun jamak,’’ ungkapnya.

Megaproyek ini cukup dilelang dalam sekali kontrak. Pemenangnya bakal mengerjakan proyek selama tiga tahun anggaran. Berbeda dengan single years contract yang pelaksanaannya hanya satu tahun anggaran. Pun, tendernya harus dilakukan tiap tahun. ‘’Berapa porsi anggaran tiap tahunnya itu ranahnya disbudparpora,’’ pungkasnya. (kid/fin) Editor : Hengky Ristanto
#pt widya satria #pt sinar cerah sempurna #museum peradaban #proyek infrastruktur #bumi reog #Monumen Reog #ponorogo