Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kabupaten Madiun Defisit Guru Madrasah, Total Jatim 4.757 Formasi PPPK Kemenag

Hengky Ristanto • Selasa, 27 Desember 2022 | 18:50 WIB
MINIM GURU:  Sejumlah siswa salah satu MI sedang belajar di kelas. Formasi CPPPK Kemenag Jawa Timur tahun ini sebanyak 4.757. (DOK/JAWA POS RADAR CARUBAN)
MINIM GURU:  Sejumlah siswa salah satu MI sedang belajar di kelas. Formasi CPPPK Kemenag Jawa Timur tahun ini sebanyak 4.757. (DOK/JAWA POS RADAR CARUBAN)
MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Problem defisit guru di lembaga madrasah segera tersolusikan. Itu seiring dengan dibukanya rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) lingkup Kementerian Agama (Kemenag).

‘’Pendaftaran 21 Desember sampai 6 Januari. Kita ikut jatah alokasi kanwil Jatim,’’ kata analis kepegawaian Kemenag Kabupaten Madiun Ismail Fauzi, Senin (26/12).

Ismail menjelaskan, ada tiga kategori pelamar dalam rekrutmen CPPPK tahun ini. Yakni, eks tenaga honorer kategori II (THK II), non-ASN Kemenag, dan umum.

‘’Secara kebutuhan, untuk Kabupaten Madiun yang paling mendesak adalah kebutuhan guru, karena banyak madrasah tapi tenaga pengajarnya kurang,’’ ujarnya.

Di wilayah Jawa Timur, kata Ismail, formasi yang disiapkan pada rekrutmen PPPK kali ini mencapai 4.757. Dari jumlah tersebut, 2.606 di antaranya terdiri dari formasi guru dan 102 eks-THK II.

‘’Jatah yang diberikan untuk Kabupaten Madiun belum tahu berapa, nanti yang menentukan Kanwil Jatim,’’ ungkapnya.

Dia menyebutkan, pada rekrutmen CASN 2019 lalu Kabupaten Madiun mendapat jatah 30 formasi guru. Sedangkan rekrutmen PPPK tahun lalu hanya sembilan.

Sementara, di daerah setempat terdapat sedikitnya 20 madrasah negeri yang tentu kebutuhan tenaga pengajarnya tidak sedikit. ‘’Jumlah ASN Kemenag di Kabupaten Madiun tahun ini berkurang banyak. Dulu sekitar 800, sekarang hanya 600-an,’’ sebutnya.

Ismail menambahkan, selain lembaga madrasah yang mencapai puluhan, kebutuhan guru mendesak karena banyak pengajar yang memasuki masa pensiun dan dimutasi. (mg3/isd) Editor : Hengky Ristanto
#Guru honorer madrasah #madrasah #guru #PPPK #guru madrasah #Rekrutmen PPPK #PPPK Kemenag #Kemenag #kekurangan guru