JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun - Istana steril dari kisruh politik di partai politik. Hal itu ditegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi isu terkait Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar.
Jokowi menegaskan, isu Munaslub Partai Golkar merupakan urusan internal di partai tersebut. Tidak ada hubungannya dengan pemerintah.
“Itu urusan internal Golkar. Urusannya internal Golkar. Tidak ada hubungannya dengan kita,” kata Jokowi, Kamis (27/7), dikutip dari ANTARA.
Jokowi mengatakan, jika ada pihak-pihak yang ingin mendorong munaslub di Partai Golkar, maka itu urusan politik masing-masing. Tak perlu dikaitkan pemerintah. Untuk diketahui, ketua umum Patai Golkar masih dijabat Airlangga Hartarto.
“Kalau Pak Luhut (Luhut Panjaitan), Pak Bahlil (Bahlil Lahadalia), ada Pak Bamsoet (Bambang Soesatyo) punya keinginan itu urusan beliau-beliau. Bukan urusan kita. Urusan internal Golkar,” ujar Jokowi.
Kabar rencana penyelenggaraan Munaslub Golkar mengemuka setelah Anggota Dewan Pakar Partai Golkar Ridwan Hisjam menilai Luhut Binsar Pandjaitan dan Bambang Soesatyo layak menggantikan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum melalui penyelenggaraan Munaslub.
Perlu diketahui, sebelumnya ada tiga ormas pendiri Partai Golkar, yakni Kosgoro 1957, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), dan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), yang meminta Airlangga Hartarto mundur dari posisi ketua umum DPP Partai Golkar. (antara/naz)
Editor : Mizan Ahsani