Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Doa bersama untuk Korban Tewas Konflik Gaza Digelar di Alun-alun Kota London

Budhi Prasetya • Kamis, 26 Oktober 2023 | 01:30 WIB

SELAMATKAN DIRI: Perempuan dan anak-anak Palestina bergegas meninggalkan rumah ketika militer Israel menggempur Kota Gaza, Rabu (11/10). (AFP)
SELAMATKAN DIRI: Perempuan dan anak-anak Palestina bergegas meninggalkan rumah ketika militer Israel menggempur Kota Gaza, Rabu (11/10). (AFP)
 

LONDON, Jawa Pos Radar Madiun – Acara pembacaan doa untuk anak-anak Gaza yang jadi korban tewas akibat serangan Israel digelar di Lapangan Parlemen di alun-alun kota London, Selasa (24/10).

Dilansir dari JawaPos.com, acara tersebut diinisiasi Yayasan amal Medical Aid for Palestinians (MAP) yang berbasis di Inggris.

Puluhan orang yang mengikuti acara ini menuliskan nama-nama anak-anak Palestina yang menjadi korban tewas dibom Israel yang sudah mencapai dua ribu jiwa.

CEO MAP Melanie Ward mengatakan sejuta anak-anak Gaza sudah kehabisan waktu untuk tetap hidup dalam kondisi yang mengerikan.

"Kebutuhan dasar mereka seperti makanan dan air menipis dengan cepat, dan banyak dari mereka terpaksa meninggalkan rumah karena bombardemen dan pengepungan oleh Israel yang terus berlanjut," kata Ward, seperti dilansir dari JawaPos.com.

Sementara itu, Rohan Talbot, direktur advokasi dan kampanye MAP berkata kepada Anadolu menyebut bahwa jumlah korban tewas di Gaza amat mengerikan.

Talbot mengungkapkan ribuan lainnya terbuka dan lebih dari 800 orang terperangkap di bawah reruntuhan bangunan yang hancur.

Ia mengatakan doa bersama itu berupaya menyerukan gencatan senjata dan "meyakinkan agar tidak ada lagi nyawa anak yang hilang."

Dia mendesak pemerintah Inggris agar menegaskan bahwa apa pun yang dilakukan Israel mesti selaras dengan hukum internasional.

"Akhiri serangan tanpa pandang bulu terhadap rumah warga sipil, hentikan serangan terhadap rumah sakit, dan tempat penampungan," kata dia.

Talbot menyerukan agar blokade total Gaza diakhiri, sebaliknya pasokan makanan, air dan obar-obatan serta bahan bakar harus masuk Gaza.

Sejak 7 Oktober sudah lebih dari 7.100 orang terbunuh akibat konflik itu, termasuk 5.791 warga Palestina dan 1.400 warga Israel.

Editor : Budhi Prasetya
#korban tewas #gaza #Inggris #palestina