SURABAYA, Jawa Pos Radar Madiun – Sampah tak bisa dipisahkan dari sebuah kegiatan atau acara perayaan. Tak terkecuali saat malam tahun baru.
Menyadar hal tersebut, Pemkot Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) siaga untuk menjaga lingkungan tetap bersih pada momen malam tahun baru.
Tentu saja fokus utamanya adalah pengelolaan sampah. Dilansirdari JawaPos.com, Kepala DLH Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, terdapat 14 grup yang sudah dibagi rute pembersihan berdasarkan situasi lapangan.
"Kami petakan dulu kondisi di lapangan bagaimana sebelumnya," ucapnya, seperti dikutip dari JawaPos.com, pada Senin (1/1).
Lokasi sampah di Surabaya yang dibersihkan antara lain Jl Kembang Jepun dan sekitarnya, bawah Jembatan Suramadu–Jembatan dan Taman Suroboyo, Jl Ngaglik–Kapas Krampung–Tambaksari, kemudian sekitaran Taman Surya–Wijaya Kusuma–Jaksa Agung Soeprapto–Walikota Mustajab, serta Jl Pemuda Timur–Yos Sudarso (Alun2 Surabaya).
Lokasi lainnya yaknin di Bundaran Cito–Frontage Barat–RSI Wonokromo, Depan RSAL–Frontage Timur–Korem Kertomenanggal, Sekitaran Tugu Pahlawan–Indrapura–Rajawali–Titik Nol, KBS–Jembatan Sawunggaling–Ps Kembang–Darmo (Taman Bungkul), serta Basuki Rahmat–Embong Malang–Blauran–Praban.
Terakhir yakni di Jl Tunjungan–Gubernur Suryo–Panglima Sudirman, Jembatan Karang Pilang - Bundaran PTC–Yonosuwoyo–HR Muhammad–Mayjen Soengkono, GBT dan Margomulyo.
Hebi menyebutkan, sampah pada malam pergantian tahun di Surabaya mayoritas adalah sampah sisa makanan dan plastik. Waktu pengerjaan mulai pukul 00.30 (1/1) hingga 06.00 (1/1). Total 5,5 jam.
Personel yang dikerahkan berjumlah 150 orang. Armada yang digunakan yakni dua unit Road Sweeper (6m3 -1.200 kg) dengan kapasitas daya tampung 2.400 Kg, tujuh unit Dump Truck (8m3- 1.600 kg) = 12.800 Kg.
"Total sampah yang dihasilkan di malam tahun baru di Surabaya itu sekitar 15.200 Kg atau 15,2 ton," ujar Hebi.
Editor : Budhi Prasetya