Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Viral, Video Polisi Cepek Aloha 1 Berkalungkan QR Code untuk Scan QRIS, Tuai Beragam Komentar Warganet

Budhi Prasetya • Senin, 22 Januari 2024 | 19:30 WIB

Polisi cepek pakai QRIS di Sidoarjo.
Polisi cepek pakai QRIS di Sidoarjo.
 

SIDOARJO, Jawa Pos Radar Madiun – Sistem pembayaran digital mulai jamak dilakukan warga Indonesia khususnya kalangan anak muda milenial.

Salah satu pembayaran digital yang kerap digunakan adalah metode QR code atau lazim disebut QRIS. Tak heran jika banyak pedagang yang memanfaatkan kemudahan itu dengan mendaftar QRIS.

Dilansir dari JawaPos.com, fenomena penggunaan QRIS itu rupanya juga menginspirasi seorang polisi cepek di Sidoarjo, Jawa Timur.

Pria yang kesehariannya membantu pengaturan lalu lintas itu juga menawarkan kemudahan “pembayaran” via QRIS ke pengguna jalan yang dermawan.

Dari video yang diunggah oleh akun Instagram @aslisuroboyo, menunjukkan seorang polisi cepek di kawasan Aloha, Sidoarjo, berkalungkan kode QRIS di tubuhnya.

Akun tersebut pun mencoba menscan kode QRIS tersebut dan melakukan pembayaran sebagai tanda terima kasih, karena polisi cepek tersebut membantu perjalanan mereka.

Pembayaran pun dinyatakan berhasil pada kode QRIS dengan nama ‘Polisi Cepek Aloha 1’ tersebut.

Postingan tersebut pun ramai dikomentari oleh warganet, khususnya warga Sidoarjo, Surabaya, dan sekitarnya.

Komentar tersebut berisi pro dan kontra tentang penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran polisi cepek.

“Tukang parkir sby gak isin ta ndelok polisi cepek sing gelem gawe qris (Tukang parkir Surabaya apa tidak malu melihat polisi cepet mau pakai QRIS),” kata @fr.syahrudin menyinggung penolakan pembayaran menggunakan QRIS dari Paguyuban Juru Parkir Surabaya beberapa waktu lalu.

“Lebih ikhlas ngasih polisi cepek drpd jukir alfa indo yg cuma bondo prit²an, ga nyebrangno ga opo (Lebih ikhlas ngasih polisi cepek daripada jukir alfa indo yang cuma modal peluit, tidak menyebrangkan),” ujar @newendahsr30.

Baca Juga: 5 Pasar Tradisional di Madiun Ini Terapkan E-Retribusi, Bayarnya Pakai Qris

“Buka jendela ngasih uang sambil muter kdng sek iwuh (masih sulit) lah tambah suruh scan qris aku nyerah pak,” tulis @maybelltina.

Malah egkok akeh kasus jambret. Soale podo ngetokno HP kabeh. Di delok ae (Malah nanti banyak kasus jambret. Soalnya mengeluarkan HP semua. Dilihat saja),” ucap @nuzul.utama.

Tidak sedikit juga yang malah menanggapi pekerjaan polisi cepek yang membantu banyak pengendara di beberapa kawasan jalanan.

“Mending polisi cepek dari pada kang parkir. Gak ngarahin . Gak Noto . Wayae moleh moro² jumbul, (Mending polisi cepek daripada tukang parkir. Nggak ngarahin. Nggak menata. Ketika mau pulang tiba-tiba muncul)” kata @suci_arshava.

“Respect buat polisi cepek masih ada usaha buat nyebrangin mobil dan ngasih jalan,” ujar @ekyrizkydharmawan.

Sampai saat ini, video polisi cepek tersebut sudah ditonton sebanyak satu juta kali di Instagram @aslisuroboyo. (jawapos.com/sib)

Editor : Budhi Prasetya
#qris #Viral #polisi cepek #pembayaran digital #sidoarjo