Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Komentar Khofifah usai Nonaktif sebagai Ketum PP Muslimat NU, Siapa Penggantinya?

Mizan Ahsani • Selasa, 23 Januari 2024 | 00:07 WIB
Ketum (Nonaktif) PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa (ANTARA)
Ketum (Nonaktif) PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa (ANTARA)

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun - Khofifah Indar Parawansa resmi nonaktif sebagai ketum (ketua umum) PP Muslimat NU.

Kepastian itu tertuang dalam SK 285/PB.01/A.II.01.08/99/01/2024 yang diterbitkan PBNU. Dalam SK, Khofifah dinyatakan nonaktif dari Muslimat lantaran bergabung dengan tim paslon pilpres.

Khofifah yang juga menjabat Gubernur Jatim sebelumnya terang-terangan menyampaikan bahwa dia mengarahkan dukungan politik untuk pemenangan paslon nomor urut 02.

Yakni, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

PBNU menyatakan total ada 63 pengurus harian dan pleno (termasuk Khofifah) di badan organisasi maupun sayap yang dinonaktifkan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi PBNU Amin Said Husni, Minggu (21/1).

"Mereka tersebar di beberapa partai dan semua calon presiden," ujarnya.

"Ada yang menjabat sebagai mustasyar, pengurus harian syuriyah dan tanfidziyah, a'wan syuriyah, hingga pengurus badan otonom dan lembaga," sambung Amin.

Amin menjelaskan status 63 pengurus itu terhitung nonaktif sejak tanggal penetapan oleh lembaga yang berwenang sampai dengan selesainya Pemilu 2024.

"Mayoritas nama sudah mengajukan izin cuti atau nonaktif sejak ada penetapan dari KPU," bebernya.

"Surat keputusan ini sebagai penegasan dari PBNU atas permohonan nonaktif mereka," imbuh mantan bupati Bondowoso tersebut.

Malam harinya usai SK PBNU terbit, Khofifah menghadiri debat cawapres. Dia tampak duduk di belakang Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Gibran Rakabuming Raka.

Ditemui awak media di sela acara tersebut, Khofifah mengatakan bahwa dia hadir sebagai bagian dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

"Ini hari pertama saya nonaktif sebagai ketua umum PP Muslimat. Ini juga hari pertama saya bergabung di TKN dan menghadiri debat cawapres,'' ujarnya.

"Ketika masuk TKN atau tim pemenangan mana saja, atau ketika menjadi caleg dan kampanye, memang semua dinonaktifkan di semua level," imbuh Khofifah.

Kendati Khofifah nonaktif sebagai ketua umum, sejatinya masih ada delapan ketua yang memimpin PP Muslimat NU.

Merujuk pada susunan PP Muslimat NU, ada delapan orang yang mendapat amanah menjabat sebagai ketua I hingga VIII.

Satu di antaranya telah berpulang yakni almarhumah Dr Hj Sri Mulyati yang pada saat wafat 20 September 2023 lalu menempati jabatan ketua I. (antara/jawapos.com/naz)

 

Editor : Mizan Ahsani
#Ketua #muslimat #Ketum #PBNU #khofifah #nonaktif