Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Telan Anggaran Rp 3,9 T, Ini 21 Desa yang Terkena Dampak Pembangunan Tol Kertosono-Kediri

Wawan Isdarwanto • Sabtu, 20 April 2024 | 21:45 WIB
Ilustrasi jalan tol.
Ilustrasi jalan tol.

Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah semakin getol membangun jalan tol di Jawa Timur.

Terbaru, bakal dibangun tol Kertosono-Kediri. Tol yang akan dikelola oleh PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) ini panjangnya sekitar 20,30 kilometer.

Dilansir dari tender-indonesia, untuk membangun jalan tol ini pemerintah menggelontorkan anggaran hingga Rp 3,9 triliun.

Belasan desa di Nganjuk dan Kediri terdampak pembangunan ruas tol ini. Berikut perinciannya:

- Nganjuk (16 desa di 3 kecamatan)

1 Kecamatan Sukomoro (Desa sambirejo, Nglundo, Kedungsoko)

2. Kecamatan Tanjunganom (Desa Banjar Anyar, Ngadirejo, Wates, Sumberkepuh)

3. Kecamatan Prambon (Desa Rowoharjo, Sugihwaras, Sanggrahan, Tanjung Tani, Baleturi, Tegaron, Singkal Anyar, Gondanglegi dan Watudandang)

- Kediri

1. Kecamatan Banyakan (Desa Ngablak, Maron, Banyakan dan Sendang)

2. Kecamatan Grogol (Desa Bakakan)

Pemerintah juga berencana membangun ruas tol Ngawi-Bojonegoro-Babat (Ngarobat).

Sayangnya, megaproyek jalan bebas hambatan yang melintasi sejumlah desa di Ngawi itu belum bisa terealisasi tahun ini.

Pembahasan soal perubahan trase Tol Ngarobat belum rampung. Kabar terakhir, ada dua opsi trase.

Salah satu opsi trase menyebut jika delapan desa di tiga kecamatan bakal terdampak pembangunan Tol Ngarobat sepanjang kurang lebih 15,5 kilometer. (isd)

Editor : Wawan Isdarwanto
#kertosono #tol #pembangunan #Terdampak #jnk #kediri