Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Konsumsi Pemberitaan Ekonomi Kian Tinggi, BI Kediri Ajak 37 Jurnalis Ikuti Capacity Building

Mizan Ahsani • Jumat, 27 September 2024 | 19:10 WIB
SINERGI MEDIA: Kepala Kantor KPw BI Kediri Yayat Cadarajat saat Bincang Media di event Capicity Building dan Media Gathering di Bandung 24-25 September. (BI KEDIRI FOR RADAR MADIUN)
SINERGI MEDIA: Kepala Kantor KPw BI Kediri Yayat Cadarajat saat Bincang Media di event Capicity Building dan Media Gathering di Bandung 24-25 September. (BI KEDIRI FOR RADAR MADIUN)

BANDUNG, Jawa Pos Radar Madiun – Produk berita jurnalistik diibaratkan seperti pisau bermata dua. Ketika informasi yang disampaikan akurat dan kredibel, dampaknya akan sangat positif.

Namun, jika terjadi kesalahan, dampaknya bisa merugikan banyak pihak, terutama dalam konteks pemberitaan ekonomi yang dinamis.

"Kalau ada kesalahan, itu bisa mendistorsi tujuan awal dari kebijakan yang ingin disampaikan," ungkap Yayat Cadarajat, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kediri, dalam acara Capacity Building dan Media Gathering di Bandung, Rabu (25/9).

Yayat menekankan pentingnya sinergi antara BI dan media massa.

Menurutnya, ketika KPw BI Kediri diberi mandat untuk menyampaikan kebijakan dari pusat, media berperan besar dalam menyebarluaskan informasi tersebut secara tepat dan akurat kepada masyarakat.

"Literasi mengenai substansi kebijakan harus disampaikan dengan benar. Media massa baik cetak, elektronik, maupun televisi, menjadi jembatan penting dalam penyebaran informasi dari BI Kediri. Jika hanya kami yang melakukannya, tentu akan sangat sulit," jelas Yayat.

Yayat memberikan analogi sederhana dengan mengibaratkan penyebaran informasi sebagai game pesan berantai.

Dalam permainan tersebut, pesan yang sampai ke pihak terakhir sering kali berbeda dari pesan aslinya, ada yang ditambah atau dikurangi.

Hal ini, menurut Yayat, menggambarkan pentingnya distribusi informasi yang benar dan akurat.

"Harapan kami, informasi yang disampaikan bisa diterima dengan baik dan tidak disalahartikan," tambah pria kelahiran Bandung tersebut.

KPw BI Kediri berkomitmen untuk terus mengadakan acara Capacity Building dan Media Gathering secara rutin.

Yayat menyebutkan bahwa manfaat dari kegiatan tersebut sudah banyak dirasakan oleh lembaga.

Selain itu, konsumsi informasi masyarakat yang meningkat akibat perkembangan kanal digital semakin mendorong kebutuhan akan pemberitaan ekonomi yang berkualitas.

"Oleh karena itu, kemampuan menulis berita ekonomi dengan baik menjadi hal yang sangat penting karena dapat memengaruhi persepsi pembaca," ujar Yayat.

Pada kesempatan itu, KPw BI Kediri juga menghadirkan Maikel Jefriando, Redaktur Pelaksana CNBC Indonesia, sebagai pemateri.

Sebanyak 37 jurnalis dari Kediri, Madiun, Blitar, Tulungagung, dan Ponorogo mendapatkan pelatihan mengenai teknik dan tips menulis berita ekonomi yang berkualitas. (ota/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#berita #ekonomi #bank #bi #Capacity Building #madiun #kediri #jurnalis