Jawa Pos Radar Madiun - Dunia hiburan diguncang kabar mengejutkan.
Mantan artis kolosal yang membintangi sinetron Angling Dharma, Sekar Arum Widara, kini harus berhadapan dengan hukum akibat dugaan kasus peredaran uang palsu.
Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan meringkusnya atas dugaan peredaran uang palsu. Nominalnya tak main-main, mencapai lebih dari Rp 200 juta.
Kasus ini terungkap usai sang mantan artis kolosal kedapatan bertransaksi mencurigakan di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Rabu 2 April 2025 lalu.
Kasus ini bukan hanya menghebohkan karena melibatkan artis, tetapi juga membuka mata publik tentang bahaya dan penyebaran uang palsu alias upal di tengah masyarakat.
Terlebih, tidak semua orang menyadari telah menerima upal dalam transaksi sehari-hari.
BI Bagikan Tips yang Harus Dilakukan Jika Terima Uang Palsu
Menurut Bank Indonesia, masyarakat adalah garda terdepan dalam mencegah dan melaporkan uang palsu.
Lembaga ini menegaskan bahwa Bank Indonesia adalah satu-satunya institusi yang berwenang menyatakan keaslian uang rupiah.
Jika kamu menemukan atau menerima uang yang diragukan keasliannya, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan, baik saat transaksi maupun setelahnya:
Saat Bertransaksi: Waspada Tapi Tetap Sopan
1. Tolak Uang yang Diragukan Keasliannya
Jika kamu merasa uang yang diberikan mencurigakan, tolak dengan sopan dan sampaikan keraguan kamu.
2. Minta Uang Pengganti
Mintalah uang lainnya sebagai pengganti dan lakukan pengecekan ulang secara hati-hati.
3. Sarankan Klarifikasi ke Bank atau Polisi
Ajak pemberi uang untuk melakukan pengecekan ke Bank Indonesia, bank umum, atau kepolisian terdekat.
4. Gunakan Praduga Tak Bersalah
Ingat, pemberi upal bisa jadi korban juga, bukan pelaku. Maka, jangan langsung menuduh dan tetap jaga etika.
Setelah Transaksi: Jangan Disebarkan Lagi
1. Simpan Uang yang Diragukan, Jangan Diedarkan Lagi
Jangan gunakan kembali uang tersebut. Simpan dengan aman untuk proses pelaporan dan pemeriksaan.
2. Laporkan ke BI, Bank, atau Polisi
Bawa fisik uang ke kantor Bank Indonesia terdekat, bank umum, atau aparat kepolisian untuk klarifikasi lebih lanjut.
Apakah Uang Palsu Hasil Klarifikasi ke BI Dapat Diganti?
Jika uang tersebut ternyata asli, kamu akan mendapat penggantian jika rusak atau sudah tak layak.
Namun jika terbukti palsu, uang tidak akan diganti oleh BI.
Kasus Sekar Arum Widara menjadi peringatan penting bagi semua kalangan untuk lebih berhati-hati terhadap peredaran uang palsu dalam bertransaksi. (naz)
Editor : Mizan Ahsani