Jawa Pos Radar Madiun - Haji ONH Plus, yang juga dikenal sebagai haji khusus, bisa menjadi alternatif bagi umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci tanpa harus menghadapi antrean panjang seperti pada haji reguler.
Program ini diselenggarakan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dan memiliki masa tunggu yang lebih singkat.
Haji khusus ini menggunakan kuota resmi dari pemerintah dan telah mendapatkan izin dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pada tahun ini, kuota yang tersedia untuk haji khusus mencapai 17.680 dari total 221.000 kuota yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi.
Berapa Biaya Haji ONH Plus?
Menurut informasi dari beberapa situs Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), biaya untuk haji ONH Plus berada dalam rentang USD 11.500 hingga USD 44.000.
Jika dikonversi ke rupiah dengan kurs Rp16.560 per dolar, maka total biayanya berkisar antara Rp190 juta hingga Rp728 juta.
Besaran biaya tersebut bergantung pada jenis paket yang dipilih oleh calon jemaah.
Umumnya, dengan kisaran harga tersebut, fasilitas yang diperoleh mencakup tiket pesawat pulang-pergi Jakarta–Jeddah, perlengkapan ibadah, akomodasi di Makkah dan Madinah, konsumsi tiga kali sehari, maktab, serta transportasi selama di Arab Saudi.
Perlu dicatat bahwa biaya haji ONH Plus ini bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung pada kebijakan penyelenggara maupun fluktuasi nilai tukar mata uang asing.
Masa Tunggu Haji ONH Plus
Menurut buku Istitha'ah Menuju Haji Mabrur karya Agung Budi Prasetiyono, jemaah yang memilih program haji ONH Plus umumnya menghadapi masa tunggu yang lebih singkat dibandingkan dengan jemaah haji reguler.
Rata-rata waktu tunggu untuk ONH Plus berkisar antara 5 hingga 9 tahun, tergantung pada pengelolaan kuota oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
Durasi ini jauh lebih pendek dibandingkan masa tunggu haji reguler, yang di beberapa wilayah bisa mencapai belasan hingga puluhan tahun karena tingginya jumlah pendaftar dan terbatasnya kuota.
Perlu diketahui bahwa haji ONH Plus tidak sama dengan haji furoda. Haji furoda memiliki biaya yang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan ONH Plus.
Dari sisi fasilitas, sebenarnya tidak terdapat perbedaan yang mencolok antara haji furoda dan ONH Plus.
Namun, keunggulan utama haji furoda adalah jemaah dapat langsung berangkat tanpa harus menunggu bertahun-tahun.
Waktu keberangkatan yang jauh lebih singkat ini membuat biaya haji furoda lebih tinggi dibandingkan ONH Plus.
Seperti diketahui, jemaah haji furoda memperoleh undangan langsung dari pemerintah Arab Saudi dan menggunakan visa mujamalah.
Untuk tahun 2025, biaya haji furoda diperkirakan berkisar antara USD 19.000 hingga USD 60.000, atau sekitar Rp 314 juta sampai Rp 993 juta dengan kurs Rp 16.560 per dolar AS.
(*/naz)
Penulis: Oktaviani Dwi Ramadhani/Politeknik Negeri Madiun
Editor : Mizan Ahsani