Mitsubishi Segera Luncurkan DST 7 Seater, XForce Versi Panjang dengan Harga Mulai Rp 200 Jutaan
Nur Hakim• Selasa, 20 Mei 2025 | 22:51 WIB
Konsep DST 7 Seater, varian Mitsubishi XForce yang lebih panjang dan lega.
Jawa Pos Radar Madiun - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menargetkan untuk meraih pangsa pasar sepuluh persen di Indonesia pada tahun 2025.
Dalam upaya ini, perusahaan otomotif asal Jepang tersebut berencana memperkenalkan sejumlah model baru, termasuk kendaraan yang benar-benar baru, serta meluncurkan pembaruan pada beberapa model andalan mereka.
Untuk mencapai target tersebut, Mitsubishi menerapkan strategi yang agresif dalam penjualan dan pemasaran.
Mereka akan menawarkan berbagai program pembiayaan menarik yang mencakup uang muka ringan, bunga rendah, dan lucky draw, untuk mempermudah konsumen dalam kepemilikan kendaraan.
Selain itu, MMKSI berencana untuk meningkatkan frekuensi pameran yang diadakan di berbagai daerah di Indonesia.
MMKSI juga berencana untuk mengoptimalkan penjualan fleet, terutama untuk proyek-proyek besar yang melibatkan model-model seperti Xpander, Pajero Sport, Triton, dan L300.
Dengan memperkenalkan model baru dan peningkatan pada model lama, perusahaan berharap dapat menarik lebih banyak konsumen baru dan mempertahankan loyalitas dari konsumen lama.
Peluncuran DST 7 seater, New Xpander, dan New Xpander Cross
Sebagai bagian dari upaya peningkatan pangsa pasar, Mitsubishi akan meluncurkan model-model baru seperti DST 7 Seater yang diharapkan bisa memikat pasar Indonesia.
DST 7 Seater merupakan XForce versi tujuh kursi penumpang. Diperkirakan, harga jual mobil ini mulai dari Rp 200 jutaan.
Tak hanya itu, perusahaan juga akan menghadirkan penyegaran pada dua model populer mereka, yaitu New Xpander dan New Xpander Cross, untuk menjaga relevansi dengan preferensi konsumen yang terus berkembang.
"Kami sangat bersemangat dengan tahun 2025, karena ini adalah tahun yang menandai kehadiran Mitsubishi Motors yang ke-55 di Indonesia. Kami ingin terus berkontribusi dan berkembang bersama masyarakat Indonesia dengan memperkenalkan produk yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pasar," ujar President Director MMKSI Atsushi Kurita.
Meskipun pasar otomotif Indonesia pada tahun 2024 mengalami penurunan, Mitsubishi berhasil mencatatkan penjualan yang cukup baik.
MMKSI mencatatkan penjualan 71.451 unit kendaraan pada periode April 2024 hingga Maret 2025, meskipun ada penurunan sebesar 10,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, Mitsubishi tetap optimis karena pangsa pasar mereka tetap berada di posisi yang stabil.
Dengan produk-produk unggulan seperti Xpander, Pajero Sport, dan Triton, MMKSI berhasil mempertahankan kehadirannya di pasar otomotif nasional, meskipun harus bersaing dengan banyak merek lainnya.
Selain fokus pada penjualan, Mitsubishi juga memperhatikan aspek layanan purnajual.
Di tahun 2024, mereka berhasil meningkatkan penjualan suku cadang dan aksesori sebanyak dua persen, yang mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan yang mereka berikan.
Skor Customer Satisfaction Index (CSI) Mitsubishi meningkat 13 poin, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pelayanan mereka.
Ini semakin diperkuat dengan peningkatan Net Promoter Score (NPS) yang naik sebanyak 22,7 poin, membuktikan bahwa pelanggan merasa puas dan lebih loyal terhadap merek Mitsubishi.
Mitsubishi di 2025: Mengincar 10 Persen Pangsa Pasar
Dengan strategi yang sudah dirancang matang, MMKSI menargetkan untuk meningkatkan pangsa pasar mereka menjadi sepuluh persen di 2025.
Mitsubishi optimis bisa mencapainya dengan meluncurkan produk-produk unggulan, program penjualan menarik, serta penguatan layanan purnajual yang terus berfokus pada kepuasan konsumen.
Selain itu, dengan memasukkan model-model baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar dan meningkatkan jumlah diler mereka, Mitsubishi yakin bisa terus berkembang dan berkontribusi besar bagi industri otomotif Indonesia. (naz)