Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Katak Terbang yang Hilang Seabad Ditemukan Peneliti BRIN, Begini Penampakan Wujudnya

Latiful Habibi • Kamis, 12 Juni 2025 | 17:37 WIB
Penampakan katak terbang, satwa yang ditemukan BRIN setelah seabad hilang.
Penampakan katak terbang, satwa yang ditemukan BRIN setelah seabad hilang.

Jawa Pos Radar Madiun - Catatan penting ditorehkan para peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dilansir dari Jawa Pos (12/6), mereka berhasil menemukan kembali katak terbang yang selama lebih dari satu abad dinyatakan hilang atau tidak terdeteksi.

Katak terbang itu pun dinaikkan statusnya menjadi jenis baru dan diberi nama Rhacophorus Rhyssocephalus.

Penemuan fauna itu dimotori oleh Alamsyah Elang N.H bersama timnya pada Agustus 2023 lalu, namun baru diumumkan saat ini.

''Penetapan spesies baru butuh kajian dan publikasi ilmiah internasional, jadi tidak boleh asal klaim begitu saja,'' jelas Alamsyah di Jakarta hari Rabu (11/6).

Alamsyah menjelaskan katak ini sebelumnya diketahui sebagai subspesies Rhacophorus Pardalis.

Habitatnya tersebar luas di daerah Sumatera dan Kalimantan.

''Katak ini disebut katak terbang karena memiliki selaput penuh di jari tangan dan kaki yang membantunya melayang saat melompat,'' bebernya.

Istilah katak terbang atau flying frog sendiri pertama kali diperkenalkan Alfred Russel Wallace dalam bukunya The Malay Archipelago.

Alamsyah menambahkan bahwa genus Rhacophorus merupakan bagian dari famili Rhacophoridae.

Katak Terbang Diklasifikasikan Empat Grup

Kelompok katak terbang ini diklasifikasikan ke dalam empat grup berdasarkan karakteristik fisik.

Pertama grup Batik Cokelat karena memiliki corak menyerupai batik dengan moncong yang meruncing.

Kedua grup Web Hitam yang memiliki selaput berwarna hitam di kakinya.

Ketiga grup Hijau. Katak ini berwarna hijau muda dan berukuran lebih kecil. Yang terakhir grup Pipi Putih, dengan ciri khas bercak putih di sebagian pipinya. (tif)

Editor : Mizan Ahsani
#hilang #Fauna #BRIN #katak terbang