Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

13 Anggota Tim Sepak Bola Jadi Korban Kecelakaan Laut, Kapal yang Ditumpangi Tenggelam Dihantam Gelombang

Budhi Prasetya • Kamis, 26 Juni 2025 | 20:50 WIB

Tim SAR gabungan lakukan pencarian terhadap anggota tim sepak bola yang jadi korban kapal tenggelam di selat Nenek, Perairan Kota Batam.
Tim SAR gabungan lakukan pencarian terhadap anggota tim sepak bola yang jadi korban kapal tenggelam di selat Nenek, Perairan Kota Batam.
 

Jawa Pos Radar Madiun – 13 Anggota tim sepak bola menjadi korban kecelakaan laut di Kepulauan Riau.

Mereka adalah penumpang kapal Long Boat yang tenggelam di Selat Nenek, Perairan Kota Batam, dihantam gelombang pada hari Rabu 25 Juni 2025.

Semua korban adalah anggota tim sepakbola Pulau Nenek. Sebagian di antaranya berhasil diselamatkan.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, membenarkan jika 13 orang jadi korban kapal tenggelam tersebut.

Sebanyak lima orang berhasil selamat, sedangkan delapan korban lainnya masih dalam proses pencarian.

"Jumlah korban seluruhnya 13 orang, jumlah yang selamat lima orang, dan jumlah korban dalam pencarian delapan orang,” kata Fazzli seperti dilansir dari JawaPos.com.

Operasi SAR telah dilakukan sejak laporan kapal tenggelam diterima sekitar pukul 17.50 WIB.

Tim SAR gabungan yang dilibatkan dalam operasi tersebut dari unsur Lantamal IV, Basarnas, Polairud Polda Kepri, Polairud Polresta Barelang, BP Batam, Polsek Bulang, perangkat Desa Pulau Setokok, dan masyarakat setempat.

Kronologi kejadian, kata dia, sekitar pukul 16.00 WIB, tim sepak bola Pulau Nenek hendak berangkat bertanding menuju Pulau Setokok, Kota Batam.

Namun, di tengah perjalanan, Long Boat yang ditumpangi 13 orang tersebut dihantam gelombang dan terbalik di perairan Selat Nenek Batam.

Lokasinya berjarak sekitar 26 km, radial 154,5 derajat dari Pos SAR Batam. Enam anggota tim Search Rescue Unit (SRU) Pos SAR Batam segera menuju lokasi kecelakaan laut itu.

Mereka menggunakan Rescue Car Type II dilengkapi Rubber Boat pada pukul 18.00 WIB.

”Perkiraan SRU tiba di lokasi kecelakaan kapal pada pukul 19.40 WIB,” terang Fazzli.

Tim SAR telah menyiagakan RIB Pos SAR Batam. Hingga berita ini diturunkan, pencarian ditutup sementara karena faktor cuaca.

”Kondisi cuaca berawan dan hujan ringan dengan kecepatan angin tenggara 8 hingga 12 knot, tinggi gelombang 0,5 sampai 1 meter,” ujar Fazzli.

Pencarian terhadap delapan penumpang kapal lainnya dilanjutkan Kamis 26 Juni 2025 pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Adapun daftar korban selama yakni, Rahel, Peri, Riko, Boge, dan Rehan. Sedangkan korban yang masih dalam pencarian, Tepok, Damar, Maher, Papat, Pai Fir, Andika, dan Amirul.

Editor : Budhi Prasetya
#Tim SAR #sepak bola #kapal tenggelam #kecelakaan #kepulauan riau