Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mau Cuan dari Tanaman Kelor? Begini Cara Ekspor Daun Kelor yang Aman dan Legal

Sukma Maharani Putri • Rabu, 9 Juli 2025 | 14:41 WIB
Ilustrasi daun kelor (DINKES BADUNG)
Ilustrasi daun kelor (DINKES BADUNG)

Jawa Pos Radar Madiun - Siapa sangka, daun kelor (moringa oleifera) yang sering tumbuh di pekarangan ternyata menyimpan peluang bisnis ekspor yang menjanjikan? Tak hanya populer sebagai bahan jamu dan obat herbal, daun kelor kini banyak dicari di pasar global karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan manfaat kesehatannya yang luar biasa.

Dengan proses budidaya yang mudah dan biaya rendah, tanaman kelor sangat cocok dikembangkan sebagai komoditas ekspor. Berikut ini adalah cara ekspor daun kelor ke luar negeri yang wajib Anda pahami, lengkap dengan tips kemasan, dokumen penting, dan jenis kontainer yang cocok digunakan.

Manfaat Daun Kelor yang Bikin Laris di Pasar Internasional

Sebelum masuk ke teknis ekspor, yuk kenali dulu kenapa daun kelor diminati di luar negeri:

Tak heran, permintaan ekspor daun kelor meningkat di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea, Eropa, hingga Timur Tengah.

6 Cara Ekspor Daun Kelor agar Aman sampai Tujuan

1. Persiapkan Produk dengan Standar Ekspor

Pastikan daun kelor dalam kondisi bersih, segar, dan bebas dari kotoran atau hama. Pilih daun yang berkualitas tinggi untuk meningkatkan nilai jual. Jika dikirim dalam bentuk segar, pastikan tidak layu. Anda juga bisa mengolahnya menjadi bentuk serbuk, teh celup, atau kapsul agar tahan lebih lama dan mudah dikemas.

2. Lengkapi Dokumen Ekspor Wajib

Berikut dokumen yang wajib disiapkan:

Semua dokumen harus valid dan disesuaikan dengan ketentuan negara tujuan ekspor.

Baca Juga: Mau Ekspor Daun Pisang? Ini Cara Packing Aman Biar Gak Cepat Layu dan Membusuk di Tengah Jalan!

3. Hitung Harga Jual dengan Cermat

Rumuskan harga ekspor dengan menghitung:

Harga kompetitif akan membuat buyer tertarik, tetapi tetap pastikan tidak mengorbankan kualitas.

4. Pilih Sistem Pembayaran Aman

Beberapa metode pembayaran dalam ekspor:

Pastikan Anda membuat kesepakatan pembayaran yang jelas di awal transaksi.

5. Gunakan Kemasan yang Sesuai & Aman

Cara mengemas daun kelor harus disesuaikan agar tetap segar dan tidak rusak:

6. Pilih Moda Transportasi & Kontainer yang Tepat

Gunakan shipping container jenis reefer (berpendingin) atau dry container 40 feet untuk kapasitas besar. Untuk pengiriman daun kelor dalam bentuk curah atau serbuk, bisa menggunakan:

Jika Anda belum memiliki kontainer sendiri, bisa menyewa dari penyedia seperti Tradecorp Indonesia, yang menyediakan container bekas maupun baru untuk ekspor.

Peluang Ekspor Daun Kelor Makin Cerah!

Permintaan global terhadap produk organik dan herbal semakin meningkat. Dengan mengikuti 6 cara ekspor daun kelor di atas, Anda bisa menjadikan bisnis daun kelor sebagai komoditas unggulan ekspor Indonesia.

Pastikan Anda juga memahami peraturan ekspor terbaru dari Kementerian Perdagangan dan Badan Karantina Pertanian agar proses berjalan lancar. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#bisnis ekspor #ekspor umkm #daun kelor #resep daun kelor