Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Misteri Tas yang Dibawa Mendiang Arya Daru ke Rooftop Gedung Kantor Kemenlu Terjawab, Ini Isinya

Budhi Prasetya • Senin, 28 Juli 2025 | 18:20 WIB
Mendiang Arya Daru Pangayunan saat berada di Rooftop gedung Kementerian Luar Negeri sebelum ditemukan tewas di kamar kosnya di Menteng Jakarta Pusat.
Mendiang Arya Daru Pangayunan saat berada di Rooftop gedung Kementerian Luar Negeri sebelum ditemukan tewas di kamar kosnya di Menteng Jakarta Pusat.

Jawa Pos Radar Madiun – Sebelum ditemukan tewas di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, mendiang Arya Daru Pangayunan diketahui sempat naik ke rooftop gedung kantornya.

Dari rekaman CCTV yang diamankan pihak kepolisian, diketahui Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) tersebut membawa dua tas saat naik ke atas gedung tempatnya bekerja itu.

Namun, ia tidak terlihat membawa akedua tas tersebut saat turun. Ia diduga meninggalkan barang bawaannya di rooftop Gedung Kemenlu.

Tim penyelidik akhirnya menemukan keberadaant as tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak.

Ia menyampaikan temuan itu kepada awak media saat dikonfirmasi pada Senin 28 Juli 2025.

Dilansir dari JawaPos.com, tas dan barang bawan mendiang diplomat itu ditemukan satu hari setelah ditemukan meninggal.

Yakni pada tanggal 9 Juli 2025. Tas dan barang-barang yang sempat dibawa naik ke rooftop itu ditemukan di samping tangga darurat lantai 12 Gedung Kemenlu.

”Tas itu ditemukan di rooftop (Gedung Kemlu), berdasarkan keterangan dari tim penyelidik itu 1 hari setelah tanggal 8, setelah ditemukan korban. Jadi, ditemukan lah tas itu di lantai 12 di samping tangga darurat,” kata dia, dikutip dari JawaPos.com.

Reonald menyampaikan Gedung Kemlu terdiri dari 12 lantai. Tangga darurat jadi satu-satunya akses naik menuju rooftop.

Hal itu, lanjut Reonald, dilakukan oleh Arya Daru sehari sebelum ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya.

Dia mengakui, polisi telah membuka dan melihat isi tas serta barang bawaan tersebut. Namun, dia tidak bisa merinci temuan itu.

”Saya nggak bisa kasih tahu secara rinci, yang pasti yang ditemukan ada laptop, ada pakaian, ada juga goodie bag itu karton tas, dia kan sebelum naik ke rooftop kan dari GI, dari pusat perbelanjaan itu,” jelasnya.

Obat dan catatan rawat jalan atas nama Daru ditemukan dalam tas tersebut. Namun dirinya menolak memerinci obat dan sakit yang diderita oleh korban.

Reonald menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa menyampaikan informasi itu. Sebab, semua merupakan privasi Daru. Bukan untuk disampaikan kepada publik.

”Ada beberapa obat-obatan yang korban bawa. Tidak bisa saya sampaikan secara rinci. Saya kan sudah sampaikan itu kemarin di beberapa kesempatan bahwa ada ditemukan surat rawat jalan beliau dari salah satu rumah sakit umum di Jakarta, tanggal saya lupa, tapi di catatan bulan Juni 2025,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan mendiang Arya Daru diketahui berada di rooftop Gedung Kemenlu sebelum ditemukan tewas mengenaskan di tempat kosnya.

Aktivitas tak biasa yang dilakukan korban itu terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar tempat kerjanya.

Ade Ary menyebut jika korban berada di rooftop gedung kantornya selama sekitar satu jam lebih.

Dari rerkaman CCTV tersebut juga diketahui jika Daru naik ke rooftop itu beberapa jam sebelum ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

”Diduga tanggal 7 Juli 2025, jam 21 lebih 43 sampai jam 23 lebih 09 atau sekitar 1 jam 26 menit, diduga korban berada di rooftop lantai 12 gedung Kemenlu,” ucap Ade Ary, seperti dikutip dari JawaPos.com.

Editor : Budhi Prasetya
#Arya Daru #kamar kos #kemenlu #rooftop #kematian #diplomat