Jawa Pos Radar Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT).
Kali ini, targetnya adalah Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.
"Benar," ujar Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Kamis (19/8).
Fitroh menjelaskan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan. Selain Immanuel Ebenezer, terdapat 10 orang lainnya yang ikut diamankan oleh tim KPK.
“KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap tersebut,” tambah Fitroh.
Penangkapan ini menambah daftar panjang OTT KPK sepanjang tahun 2025. Tercatat, OTT terhadap Wamenaker merupakan yang kelima sejak awal tahun.
Sebelumnya, KPK telah melakukan empat OTT besar pada tahun 2025:
Maret 2025: OTT menjaring anggota DPRD dan pejabat Dinas PUPR Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.
Juni 2025: OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.
7–8 Agustus 2025: OTT di Jakarta, Kendari, dan Makassar terkait dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
13 Agustus 2025: OTT di Jakarta mengenai dugaan suap dalam kerja sama pengelolaan kawasan hutan.
Kasus terbaru yang menjerat Immanuel Ebenezer semakin menegaskan intensitas operasi senyap KPK sepanjang tahun ini.
Publik kini menunggu perkembangan lebih lanjut terkait status hukum Wamenaker dan pihak lain yang ditangkap. (fin)
Editor : AA Arsyadani