Jawa Pos Radar Madiun - Nama Abigail Limuria mendadak jadi perbincangan hangat di media sosial setelah tampil sebagai narasumber di siaran Al Jazeera English.
Ia membahas demonstrasi penolakan tunjangan rumah anggota DPR dan isu ekonomi yang memicu kericuhan.
Unggahannya di Instagram yang berisi ucapan terima kasih kepada Al Jazeera menarik perhatian publik. Postingan itu disukai lebih dari 462 ribu akun, mendapat 10,3 ribu komentar, serta dibagikan ulang hingga 161 ribu kali.
Kehadirannya dianggap penting karena mampu menyuarakan keresahan publik Indonesia di panggung global.
Konsistensi Abigail dalam Advokasi Politik Anak Muda
Abigail Limuria dikenal sebagai sosok yang konsisten mendorong generasi muda agar melek politik.
Ia terlibat dalam berbagai inisiatif, seperti What Is Up Indonesia (WIUI), Bijak Memilih, hingga Malaka Project, yang berfokus menyebarkan informasi politik dan sosial dengan cara yang mudah dipahami anak muda.
“Saya merasa penting untuk membawa suara publik Indonesia agar bisa didengar di forum internasional,” ujar Abigail.
Kiprah Profesional Abigail Limuria
Berdasarkan profil LinkedIn, perjalanan profesional Abigail cukup mengesankan:
Co-Founder What Is Up Indonesia (2020–sekarang)
Media independen yang menjelaskan politik Indonesia dalam bahasa Inggris. Platform ini berhasil meraih puluhan ribu pengikut organik hanya dalam beberapa bulan.
Co-Founder PT Lalita Project Indonesia (2017–2021)
Ia ikut menulis dan menerbitkan buku “Lalita: 51 Cerita Perempuan Hebat Indonesia”, yang menyoroti kisah inspiratif tokoh nasional, mulai dari Sri Mulyani, Retno Marsudi, hingga Susi Pudjiastuti.
Latar Belakang Pendidikan
Abigail merupakan lulusan Biola University, Amerika Serikat (2013–2017) dengan jurusan Media and Cinema Arts.
Selama kuliah, ia aktif dalam produksi film dan program komunikasi, yang memperkuat keterampilannya di bidang media.
Kombinasi pengalaman internasional, kiprah di dunia media, serta konsistensinya dalam advokasi menjadikan Abigail Limuria sebagai salah satu figur muda yang berperan nyata dalam menyuarakan isu-isu sosial dan politik penting di Indonesia.
(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun
Editor : Mizan Ahsani