Jawa Pos Radar Madiun - Kabar gembira datang bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM). Pemerintah resmi memulai pencairan delapan program bantuan sosial (bansos) tahap akhir tahun 2025.
Mulai 14 hingga 31 Oktober, dana bansos dari berbagai program seperti PKH, BPNT, hingga BLT Dana Desa mulai masuk ke rekening penerima.
Penyaluran ini menjadi bagian dari alokasi kuartal keempat (Oktober–Desember) yang sekaligus menutup tahun anggaran 2025.
Selain bantuan reguler, pemerintah juga menyiapkan program tambahan untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.
PKH dan BPNT Tahap 4 Sudah Masuk ke Rekening
Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) memasuki tahap keempat pencairan.
Dana bantuan mulai disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank penyalur seperti BRI, BNI, BSI, dan Mandiri.
Nominal PKH disesuaikan dengan kategori keluarga penerima, sementara BPNT diberikan senilai Rp600.000 untuk alokasi Oktober–Desember 2025. Bantuan ini langsung bisa dicek melalui rekening masing-masing penerima.
Tambahan Rp400 Ribu dari Program Penebalan
Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga mencairkan bantuan penebalan sebesar Rp400.000 untuk penerima baru maupun hasil peralihan dari KKS Merah Putih.
Program ini merupakan lanjutan dari penyaluran Juni–Juli dan kembali hadir untuk membantu masyarakat menjelang akhir tahun.
BSU Karyawan Cair Sekaligus Rp600 Ribu
Kabar baik juga datang bagi pekerja bergaji di bawah UMP/UMR. Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp300.000 per bulan dan dibayarkan langsung dua bulan sekaligus, total Rp600.000. Penerima bantuan ini adalah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sesuai data terbaru.
BLT Dana Desa Masih Berlanjut Oktober Ini
Program BLT Dana Desa tetap berjalan dan mulai cair lagi untuk periode September–Oktober 2025.
Nominal bantuannya Rp300.000 per bulan, dengan sistem pencairan menyesuaikan kebijakan daerah ada yang per bulan, ada pula yang dibayarkan langsung beberapa bulan sekaligus.
Bantuan ini difokuskan bagi warga miskin ekstrem yang belum menerima PKH atau BPNT.
PIP Pendidikan Mulai Ditransfer ke Rekening Siswa
Bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) juga kembali cair bagi pelajar SD, SMP, hingga SMA sederajat. Siswa bisa mengecek saldo bantuan melalui BRI, BNI, atau BSI (wilayah Aceh).
Nominal bantuannya bervariasi antara Rp225.000 hingga Rp1.800.000, tergantung jenjang sekolah.
Lansia dan Disabilitas Dapat Bantuan Permakanan
Bantuan lain yang juga dicairkan pemerintah adalah program permakanan bagi lansia tunggal dan penyandang disabilitas.
Mereka akan menerima makanan siap saji senilai Rp30.000 per hari, untuk memastikan kebutuhan gizi tetap terpenuhi setiap hari.
Beras dan Minyak Goreng Juga Mulai Didistribusikan
Selain uang tunai, bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter juga mulai dibagikan kepada 18,27 juta KPM aktif.
Program ini dijalankan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama BULOG, dan ditargetkan rampung akhir Oktober hingga awal November 2025.
Cek Jadwal dan Status Penyaluran Bansos
Penerima disarankan rutin cek saldo KKS melalui ATM atau aplikasi mobile banking untuk memastikan dana sudah masuk.
Selain itu, status bansos bisa dicek melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos atau melalui operator SIKS-NG di kantor
desa/kelurahan.
Oktober 2025 menjadi bulan penuh harapan bagi jutaan keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Dengan delapan jenis bansos cair serentak, pemerintah berharap bantuan ini dapat menekan beban ekonomi dan menjaga stabilitas daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.
(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun