Jawa Pos Radar Madiun - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menghadirkan inovasi dalam program pemberdayaan ekonomi umat.
Kali ini, BAZNAS memfasilitasi para mustahik (penerima zakat) untuk mengikuti Program Magang ke Jepang.
Sebuah upaya nyata untuk mengubah penerima manfaat menjadi sosok mandiri dan produktif.
Pada tahap pertama, BAZNAS memberikan pembiayaan dan pembinaan bagi peserta selama pelatihan.
Sementara itu, pelatihan tahap kedua dan proses keberangkatan ke Jepang difasilitasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan International Manpower Development Organization Japan (IM Japan).
Program ini bertujuan memperluas lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan mustahik, dan mentransformasi mereka dari penerima zakat menjadi pembayar zakat (muzakki).
Persyaratan Pendaftaran Program Magang ke Jepang
Untuk mengikuti program magang ini, calon peserta perlu memenuhi beberapa ketentuan berikut:
1. Lolos seleksi daerah yang diselenggarakan oleh Kemnaker dan IM Japan melalui laman resmi: https://jepang.magangln.id/
2. Diutamakan berasal dari keluarga tidak mampu.
3. Membuat proposal permohonan sesuai format yang telah ditentukan.
4. Mengisi formulir pendaftaran program sesuai format resmi.
5. Pendaftaran diajukan melalui Kemnaker.
Dokumen dan Tautan Penting
Untuk mempermudah proses pendaftaran, berikut beberapa tautan penting yang disediakan oleh BAZNAS:
Petunjuk Teknis Program: https://bazn.as/FAQJuknisMagangJepang
Format Proposal Permohonan: https://bazn.as/ProposalMagangJepang
Formulir Pendaftaran Program: https://bazn.as/DaftarMagangJepangBAZNAS
Langkah Nyata Menuju Kemandirian Ekonomi Umat
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS dan Kemnaker berharap peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja internasional, tetapi juga membawa semangat produktivitas dan nilai-nilai zakat ke tanah air.
Program ini menjadi bukti bahwa zakat bukan sekadar bantuan, tetapi instrumen pemberdayaan ekonomi umat untuk menciptakan generasi baru yang mandiri dan berdaya saing global. (fin)
Editor : AA Arsyadani