Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Waspada Link Palsu PKH 2025 di Telegram, Pemerintah Tegaskan Cek Bansos Hanya Lewat Situs Resmi

Mizan Ahsani • Minggu, 26 Oktober 2025 | 16:30 WIB
Waspada Link atau tautan pendaftaran  palsu PKH 2025 via Telegram
Waspada Link atau tautan pendaftaran palsu PKH 2025 via Telegram

Jawa Pos Radar Madiun - Publik kembali diingatkan agar berhati-hati terhadap tautan atau link palsu yang mengatasnamakan pendaftaran Program Keluarga Harapan (PKH) 2025 melalui Telegram.

Link tersebut ramai beredar di media sosial, khususnya Facebook, sejak 16 Oktober 2025, dan telah dibagikan ratusan kali oleh pengguna yang percaya informasi itu resmi.

Namun, hasil penelusuran menunjukkan tautan tersebut bukan berasal dari domain resmi pemerintah.

Situs palsu ini menampilkan formulir mencurigakan yang meminta data pribadi seperti nama lengkap, nomor ponsel, dan akun Telegram pengguna. Modus ini dikenal sebagai phishing, yang bertujuan mengumpulkan informasi pribadi calon korban.

Menurut Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), link palsu ini merupakan upaya penipuan digital yang memanfaatkan nama program pemerintah untuk menarik kepercayaan publik.

Tautan serupa pernah muncul sebelumnya dengan pola identik, menekankan pentingnya kewaspadaan warga terhadap informasi online.

Untuk menghindari risiko, pemerintah menegaskan bahwa pendaftaran dan pengecekan PKH 2025 hanya dilakukan melalui saluran resmi Kemensos.

Warga dapat mengecek status penerimaan bansos melalui situs https://cekbansos.kemensos.go.id atau menggunakan aplikasi resmi “Cek Bansos” yang tersedia di Play Store dan App Store.

Kemensos dan Kominfo mengimbau masyarakat untuk tidak mengklik link mencurigakan dan tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak resmi.

Jika menemukan informasi serupa, warga bisa melaporkan ke Aduan Konten Kominfo atau kanal Siberkreasi agar dilakukan verifikasi dan pemblokiran terhadap situs penipuan.

Dengan langkah ini, pemerintah menegaskan pentingnya transparansi, keamanan data, dan perlindungan masyarakat dari penipuan digital terkait program bantuan sosial.

(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#bansos pkh #hoaks bansos #penipuan #PKH 2025 #phishing #cek bansos #Komdigi #kemensos