Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, meninjau langsung SPBU di Surabaya dan Gresik untuk memastikan mutu BBM jenis Pertalite sesuai standar yang berlaku.
“Terkait kejadian kendaraan konsumen yang mengalami kendala, kami segera melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab gangguan dan menyiagakan posko," ujar Mars Ega, Kamis (30/10).
Pertamina menegaskan komitmennya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan memastikan kualitas bahan bakar dan penerapan standar operasional pelayanan di lapangan.
“Kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh konsumen yang mengalami ketidaknyamanan atas kejadian ini (motor mogok setelah isi Pertalite)," jelasnya.
Berdasarkan hasil uji laboratorium BBM Pertalite dari Terminal BBM Tuban dan Surabaya, kualitas bahan bakar telah memenuhi standar mutu yang berlaku.
Meski demikian, investigasi lanjutan tetap dilakukan di tingkat SPBU untuk memastikan kualitas sepanjang jalur distribusi.
“Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan secara bertanggung jawab," tegas Mars Ega.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus telah membuka 17 posko pengaduan di berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Tuban, dan Kediri.
"Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan laporan di luar wilayah posko, bisa ke SPBU tempat pembelian BBM terakhir, menghubungi Pertamina Contact Center 135, email maupun DM media sosial,” tambah Mars Ega.
Sebagai pemimpin transisi energi, Pertamina juga menegaskan komitmennya mendukung target net zero emission 2060 melalui berbagai program berkelanjutan yang sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). (fin)
Editor : AA Arsyadani