Jawa Pos Radar Madiun - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Selasa (4/11) siang.
Peristiwa itu melibatkan Kereta Api Bangunkarta, satu mobil Toyota Calya, dan tiga sepeda motor.
Benturan keras membuat suasana sekitar lokasi berubah mencekam. Warga yang mendengar suara hantaman keras berhamburan ke arah perlintasan.
Tiga pengendara motor tewas di tempat, sementara empat penumpang mobil Calya dilarikan ke RS Bhayangkara Yogyakarta dalam kondisi luka-luka.
Baca Juga: La Grande Indonesia Desak PSSI Minta Maaf Resmi Usai Gagal ke Piala Dunia 2026
Mobil Ringsek di Sisi Rel
Mengutip Radar Jogja, mobil Calya nyaris tidak berbentuk. Pintu belakang dan samping kiri remuk, kaca pecah berserakan, dan bagian atap melengkung akibat benturan keras.
Mobil tergeletak di sisi rel dengan garis polisi membentang di sekelilingnya.
Petugas kepolisian bersama relawan dan warga setempat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi kendaraan dari jalur rel.
“Seluruh korban sudah dievakuasi dengan aman, penyelidikan masih terus berjalan,” ujar Kapolsek Prambanan Kompol Dede Setiyarto.
Korban Tewas Pengendara Motor
Berdasarkan hasil identifikasi sementara, tiga korban tewas merupakan pengendara sepeda motor.
“Yang tiga orang itu naik motor, satu boncengan dan satu sendiri. Nah, yang naik motor inilah yang meninggal dunia,” terang Dede.
Empat penumpang mobil Calya yang selamat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Polisi kini mendalami penyebab kecelakaan, termasuk posisi palang pintu saat insiden terjadi. Diduga kuat, palang perlintasan dalam kondisi terbuka saat insiden tersebut terjadi.
Sementara itu, pihak PT KAi memastikan KA Bangunkarta kembali beroperasi pada pukul 10.47 WIB.
KAI juga memastikan seluruh perjalanan kereta lainnya tetap berjalan normal. (naz)
Editor : Mizan Ahsani