Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Breaking News! Ratusan Warga Desa Gondoruso Lumajang Terisolasi Akibat Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru

Riski Asari • Kamis, 6 November 2025 | 18:40 WIB
Banjir lahar dingin Gunung Semeru rendam Desa Gondoruso, Lumajang. Ratusan warga terisolasi, jembatan rusak, enam penambang sempat terjebak.
Banjir lahar dingin Gunung Semeru rendam Desa Gondoruso, Lumajang. Ratusan warga terisolasi, jembatan rusak, enam penambang sempat terjebak.

Jawa Pos Radar Madiun — Ratusan warga di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, dilaporkan terisolasi akibat banjir lahar dingin Gunung Semeru.

Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan puncak Semeru pada Selasa malam (4/11), yang memicu meluapnya material vulkanik dan memutus akses jalan antarwilayah.

Kepala Desa Gondoruso, Maman Suparman, menjelaskan bahwa tiga dusun terdampak parah, yaitu Dusun Kaliwelang, Liwek, dan Glendang Petung. Sekitar 300 kepala keluarga (KK) kini kesulitan beraktivitas karena akses jalan terputus.

“Banjir lahar dingin menyebabkan tiga dusun di Desa Gondoruso terisolasi. Warga tidak bisa keluar karena jembatan dan akses jalan rusak. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD Lumajang untuk membuka jalur darurat,” ujar Maman di lokasi kejadian.

Jembatan Rusak dan Akses Terputus

Hujan deras yang mengguyur kawasan puncak Semeru membuat debit air di daerah aliran sungai meningkat tajam.

Jembatan limpas yang menghubungkan Kecamatan Pasirian dan Tempursari mengalami kerusakan parah dan kini tidak bisa dilalui kendaraan.

Hingga Rabu sore, sejumlah warga termasuk anak-anak sekolah masih terjebak di wilayah terdampak karena tidak bisa menyeberang.

Pemerintah desa dan BPBD Lumajang tengah menyiapkan jalur alternatif serta jembatan darurat agar aktivitas warga dapat segera pulih.

Enam Penambang Pasir Sempat Terjebak

Selain memutus akses, banjir lahar juga sempat menjebak enam penambang pasir di sekitar aliran sungai Desa Gondoruso.

Dua sepeda motor milik warga ikut terbawa arus, namun seluruh korban berhasil menyelamatkan diri dengan selamat.

“Tiga penambang berhasil keluar lebih dulu, sementara tiga lainnya naik ke bukit untuk menghindari arus. Alhamdulillah, semua selamat,” tambah Maman.

Material Lahar Timbun Jalan dan Sawah

Pantauan di lapangan menunjukkan material pasir dan lumpur menimbun jalan utama serta area persawahan warga.

Beberapa warga terlihat nekat menyeberang demi kembali ke rumah, bahkan saling membantu mengangkat sepeda motor agar tidak terbawa arus.

Banjir juga merusak sawah dan jalan utama menuju Tempursari, sehingga warga kini harus memutar sejauh 25 kilometer melalui Kajaran untuk keluar dari desa.

Pemerintah Terus Lakukan Penanganan

BPBD Lumajang, aparat desa, dan relawan kini tengah melakukan evakuasi, pembersihan material, serta perbaikan akses jalan.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika hujan deras kembali mengguyur wilayah Gunung Semeru. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#bencana alam #gunung semeru #banjir lahar dingin #bpbd lumajang