Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) pangan bagi jutaan keluarga di Indonesia pada November 2025.
Program ini diberikan dalam bentuk beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter untuk membantu meringankan beban kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.
Bansos pangan tahap keempat ini menyasar total 18,27 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia, termasuk wilayah Jakarta dan Papua Barat.
Setiap KPM akan menerima beras kualitas medium dan Minyakita 4 liter.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian bansos nasional 2025, termasuk PKH dan BPNT, untuk menjaga daya beli masyarakat dan menstabilkan harga kebutuhan pokok.
Kriteria penerima bansos pangan mencakup WNI dengan e-KTP aktif yang masuk kategori keluarga miskin atau hampir miskin serta terdaftar di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Selain itu, penerima juga harus sudah menjadi peserta PKH atau BPNT, berada di desil 1–4 kelompok pendapatan nasional, bukan ASN, TNI/Polri, atau pegawai BUMN/BUMD, dan tidak sedang menerima bantuan lain seperti BLT atau Kartu Prakerja.
Cara Mengecek Penerima Bansos Bisa Dilakukan Melalui Dua Cara Mudah:
1. Situs Resmi Kemensos: Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id, isi data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP, masukkan captcha, klik “Cari Data”.
2. Aplikasi Cek Bansos Kemensos: Unduh aplikasi di smartphone, login, pilih menu “Cek Bansos”, masukkan data domisili dan nama lengkap, lalu tekan tombol “Cari Data”.
Dengan langkah-langkah ini, masyarakat bisa memastikan status penerimaan bansos secara resmi dan akurat, sehingga bantuan tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan dengan optimal. (fin)
Editor : AA Arsyadani